Maternity

Mitos serta banyak orang beranggapan kafein berbahaya bagi perkembangan janin di dalam kandungan.
Posted on Jul 04, 2020   |   Branding
Amankah Minum Kopi Disaat Hamil?

Mitos serta banyak orang beranggapan kafein berbahaya bagi perkembangan janin di dalam kandungan. Para profesional di bidang kesehatan umumnya menyarankan untuk membatasi konsumsi atau asupan kopi.

Kafein yang terkandung di dalam kopi bersifat diuretik, yang bisa menyebabkan dehidrasi karena peningkatan jumlah urine, mengakibatkan Anda kehilangan banyak cairan tubuh. Selain itu kafein tidak mengandung nilai gizi serta dapat mempengaruhi suasana hati, memperburuk stres dan depresi, mempengaruhi dan mengganggu tidur, serta berdampak pada penyerapan zat besi yang diperlukan tubuh.
Untuk amannya, hindari konsumsi kafein selama hamil. Tapi, jika terasa sulit untuk mengubah kebiasaan itu, setidaknya batasi konsumsi kopi. Sejumlah studi menunjukkan konsumsi kafein yang berlebihan yakni lebih dari 200 mg (secangkir kopi dianggap rata-rata mengandung 100 mg per hari) dapat meningkatkan kemungkinan keguguran atau kelahiran prematur. Harap diingat, tidak hanya pada kopi, kafein juga ditemukan pada teh, minuman ringan dan cokelat.

Untuk membantu Anda mengurangi asupan kafein, lakukan secara bertahap. Minum dalam gelas yang lebih kecil, tak lebih dari dua gelas sehari. Mengonsumsi makanan kecil akan membantu Anda tetap energik selama Anda berusaha  mengurangi asupan kafein.  Akan lebih baik lagi jika kebiasaan minum kopi dengan lebih banyak minum air putih atau jus buah. (red)

foto: watchfit.com