Health

Setelah Singapura, baru-baru ini dikabarkan virus Zika sudah masuk ke Indonesia. Waspadai virus berbahaya ini.
Posted on Sep 01, 2016   |   Branding
Pasien Positif Zika Dikonfirmasi di Indonesia

Singapura yang telah mengonfirmasi beberapa lusin kasus virus Zika dalam beberapa hari terakhir, mengharapkan bisa mengidentifikasi infeksi lebih banyak yang sebelumnya tidak terdiagnosis, sebagai bagian upaya untuk  menghentikan penyebaran penyakit nyamuk. 

Departemen Kesehatan Singapura pada Selasa (30/8) telah mengonfirmasi 82 kasus Zika, naik dari 56 hari sebelumnya. "Kementerian Kesehatan akan terus bekerja sama dengan dokter umum di daerah untuk menawarkan pengujian kepada pasien yang menderita demam dan ruam sebelumnya," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan seperti dikutip New York Times, Rabu (31/8). 

Setidaknya 36 orang diketahui telah terinfeksi Zika adalah pekerja asing di lokasi konstruksi di Timur Singapura, kata kementerian. Pemerintah Singapura mengklaim telah memeriksa sekitar 5.000 lokasi di timur negara tersebut, termasuk lokasi konstruksi, terkait habitat perkembangbiakan nyamuk. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)  telah menyatakan keadaan darurat internasional atas Zika, yang telah dikaitkan dengan microcephaly (mikrosefali), cacat lahir di mana bayi dilahirkan dengan kerusakan otak dan kepala abnormal kecil. Virus  ini telah menyebar eksplosif di Amerika Latin dan Karibia. 

Negara-negara Asia Tenggara lain selain Singapura telah melaporkan kasus Zika baru-baru ini, termasuk Indonesia, Filipina, Thailand dan Vietnam. Sejumlah ahli percaya bahwa virus telah beredar pada tingkat yang rendah di daerah tropis Asia selama beberapa dekade. Mulai tahun 1950-an, kelompok kasus telah terdeteksi dari Indonesia ke Pakistan. Tapi wabah besar tidak terdeteksi, sebagian karena tes Zika rutin tidak pernah dikembangkan untuk laboratorium kesehatan masyarakat, dan karena Zika menyerupai kasus-kasus ringan penyakit yang dibawa nyamuk lain seperti demam berdarah dan chikungunya. 

Ooi Eng Eong, seorang profesor dan wakil direktur Emerging Infectious Diseases Program at Duke-NUS Medical School di Singapura mengatakan tidaklah mengherankan bahwa virus Zika di Singapura, karena disebarkan oleh nyamuk yang sama yang membawa demam berdarah, yang merupakan masalah berulang di sini. "Dengan cara yang sama bahwa dengue masih menyebar di Singapura meskipun dengue bisa dikendalikan, saya berharap hal ini bisa menjadi contoh untuk (mengendalikan) Zika," kata Profesor Ooi. "Terutama ketika data menunjukkan sangat sedikit dari kita memiliki kekebalan terhadap (virus) itu, dibandingkan dengan DBD." 

Singapura mengonfirmasi kasus pertama Zika yang ditransmisikan secara lokal  pada Sabtu (27/8) setelah seorang wanita Malaysia berusia 47 tahun dinyatakan positif. Hanya satu hari kemudian, pemerintah Negeri Singa melaporkan bahwa 41 kasus Zika telah dikonfirmasi. 

Kasus Zika di Indonesia 

Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek membenarkan bahwa ada masyarakat yang terjangkit virus Zika. Berdasarkan laporan yang ia terima, seorang yang terjangkit virus Zika berada di Jambi. Penderita Zika tersebut berasal dari suku Anak Dalam. "Kebetulan. Jadi waktu itu melakukan penelitian untuk demam yang difokuskan dengue (demam berdarah). 

Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata ada virus Zika yang positif," kata Nila di Jakarta, Selasa (30/8). Nila melanjutkan, dia belum mengetahui pasti berapa banyak warga yang sudah terjangkit virus Zika. Namun ia memastikan jumlahnya tak mencapai puluhan orang seperti yang terjadi di Singapura. 

Ia mengatakan Kementerian Kesehatan tak akan lengah meski tidak banyak masyarakat yang terjangkit Zika. Nila mengatakan pemerintah akan tetap waspada karena Organisasi Kesehatan Dunia sudah menetapkan status waspada tersebut. "Memang belum terbukti apakah Zika benar menyebabkan microcephaly, tapi sudah ada warning terutama mereka yang dari Brasil. Sekarang kami pantau apakah yang kembali dari Olimpiade Brasil itu terkena Zika atau tidak," ujarnya. 

Nila menjelaskan, tidak ada upaya pencegahan terhadap virus Zika yang benar-benar definitif selain menjaga kebersihan agar tak ada nyamuk. Namun ia memastikan bahwa sejumlah petugas kantor kesehatan pelabuhan dan bandara dikerahkan untuk melakukan screening terhadap mereka yang menderita demam. “Jika positif demam, ambil darah, isi kartu alert. Kalau positif Zika, kami bisa pantau jadinya," tandasnya.