Health

Bagaimana Anda mengetahui kapan Si Kecil menderita sakit biasa dan kapan ia menderita penyakit yang lebih berat?
Posted on Jun 09, 2016   |   Branding
Kenali Gejala Penyakit Serius pada Anak

Anak-anak mungkin belum dapat memberitahu orang tuanya kalau mereka sedang sakit. Kadang, anak tidak mengenali gejalanya, dan mengabaikannya. Sebagai orang tua, Anda harus menindaklanjuti naluri yang mengatakan kalau terjadi sesuatu pada Si Kecil. Tentu, sebagai orang yang paling dekat, Anda mengetahui seperti apa kondisi anak sehari-hari. 

Anda dapat mendeteksi perubahan suasana hati, perilaku, aktivitas dan nafsu makan anak yang mungkin mengindikasikan ia terserang penyakit. Jika ia hanya menunjukkan gejala sakit ringan dan umum, Anda mungkin hanya mengobatinya dengan obat-obatan biasa yang tersedia di kotak P3K di rumah Anda. Tapi, jika anak menunjukkan gejala penyakit serius, jangan menunda untuk segera membawanya ke dokter atau rumah sakit. 


Kapan Harus Khawatir?

Penyakit serius memiliki sejumlah fitur umum, antara lain:

Kewaspadaan (alertness) dan iritabilitas.

Pernapasan.

Warna dan penampilan kulit.

Cairan masuk dan keluar (berapa banyak anak minum dan buang air kecil).

Anda harus segera mencari pertolongan bila fitur tersebut berkembang dengan cepat, terjadi bersamaan, atau jika anak masih sangat kecil. 



Kewaspadaan (Alertness)

Ketika anak tidak sehat, ia  mungkin menjadi kurang aktif, lebih banyak tidur dan sering  mengantuk. Kelainan yang lebih serius seperti lunglai, menangis lemah, lekas marah atau memberikan respon buruk pada sekitarnya. Jika ini terjadi, segera bawa anak ke dokter.


Pernapasan

Jika anak bernapas dengan cepat diselingi bunyi  atau ia terlihat sulit bernapas, segera bawa anak ke dokter. Jika kondisinya parah, Anda mungkin melihat warna kehitaman di sekitar bibir anak, atau mungkin ada jeda dalam bernapas, Anda harus segera memanggil ambulans. 


Warna dan Penampilan Kulit

Jika kulit anak pucat yang tidak biasa atau terdapat bintik ungu di kulit, Anda harus membawanya ke dokter. Banyak ruam yang disebabkan infeksi ringan dan tidak serius. Jika anak memiliki ruam ungu yang tidak berubah warna saat Anda menekannya, segera bawa anak ke dokter. Ruam tersebut bisa jadi merupakan tanda infeksi meningokokus.


Cairan Masuk dan Keluar

Jika anak minum kurang dari setengah jumlah normal, atau tidak buang air kecil selama 6 jam, kunjungi dokter anak untuk memeriksa apakah anak mengalami dehidrasi. Tanda-tanda terjadinya masalah yang serius adalah muntah dengan darah atau cairan hijau.Segera ke dokter jika ini terjadi. Gejala serius lainnya adalah rasa sakit yang parah atau berkelanjutan, ruam dan kejang.


Demam

Sebenarnya demam tidaklah berbahaya. Infeksi yang menyebabkan demam biasanya disebabkan virus. Dengan istirahat dan mengonsumsi cairan yang cukup tubuh segera pulih kembali. Namun, infeksi bisa juga disebabkan oleh bakteri, dan ini membutuhkan pengobatan dengan antibiotik.  Bayi di bawah 3 bulan yang terkena demam 38 derajat Celcius harus dibawa ke dokter. Gunakan fitur perubahan kewaspadaan,  pernapasan, warna & penampilan kulit, serta cairan masuk dan keluar untuk melihat bagaimana kondisi demam anak yang lebih tua. Jika anak menggigil dengan demam, Anda harus membawanya ke dokter.

Mengapa Bayi Baru Lahir Butuh Observasi?

Infeksi dan penyakit serius lainnya dapat menyerang bayi yang baru lahir (0-30 hari). Namun gejala penyakit serius pada bayi bisa jadi tidak terlihat dan tidak khas. Berikut panduan mengenai gejala penyakit serius pada bayi:

Perilaku makan bayi bisa digunakan untuk mendeteksi kesejahteraan bayi yang baru lahir. Mereka harus kuat menyusu. Jika pola makannya berubah  secara mendadak atau bayi tidak makan dengan baik, segera hubungi dokter. 

Jika penampilan atau perilaku bayi berubah dan menurut Anda itu tidak normal, jangan ragu untuk menghubungi dokternya.

Panggil ambulans jika anak:

- Tidak bergerak atau sangat lemah.

- Tidak responsif atau sulit dibangunkan

Hubungi dokter anak Anda sekarang (siang atau malam) jika: 

- Muntah (cairan hijau atau kuning), diare, atau batuk. 

- Perilaku makan yang buruk (harus dibangunkan berulang kali untuk disusui, atau tidak dapat bangun untuk menyusu). 

- Berkeringat selama menyusu.

- Tubuh bayi lunglai.

- Mengalami penurunan aktivitas atau gerakan.

- Perubahan warna (pucat, tangan dan kaki kebiru-biruan atau abu-abu).

- Demam mencapai 38.0° Celcius.

- Suhu rendah di bawah 36. 0° Celcius. (YU)