Health

Penelitian menunjukkan, perempuan yang terbiasa bangun pagi ternyata cenderung kurang mengembangkan kanker payudara.
Posted on May 20, 2022   |   Branding
Kebiasaan Bangun Pagi Bisa Turunkan Risiko Terkena Kanker Payudara?

Berbahagialah jika anda adalah seorang wanita yang rajin bangun pagi. Sebuah penelitian menyatakan bahwa kebiasaan bangun pagi bisa, menurunkan risiko terkena kanker payudara.

Sebuah penelitian menunjukkan, bahwa perempuan yang terbiasa bangun pagi ternyata cenderung kurang mengembangkan kanker payudara alias dapat terhindar dari perkembangan kanker tersebut.

Hal ini dilakukan oleh peneliti Inggris menganalisis dua bank data yang mencakup lebih dari 409.000 wanita untuk menyelidiki hubungan antara pola tidur dan risiko kanker payudara. Dibandingkan dengan mereka yang suka begadang di malam hari, perempuan yang bangun pagi memiliki risiko kanker payudara 40 persen lebih rendah, demikian studi menemukan. Data juga menunjukkan bahwa perempuan yang tidur lebih lama dari yang direkomendasikan tujuh sampai delapan jam semalam memiliki 20 persen peningkatan risiko kanker payudara untuk setiap jam tidur tambahan. 

"Kami ingin melakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki mekanisme yang mendukung hasil ini, karena perkiraan itu diperoleh didasarkan pada pertanyaan yang berkaitan dengan preferensi pagi atau malam, bukannya benar-benar membuktikan apakah benar orang bangun lebih awal atau lebih lambat (dikaitkan dengan kemungkinan terkena kanker),” jelas Rebecca Richmond, seorang peneliti yang terlibat dalam Cancer Research U.K. Integrative Cancer Epidemiology Program at the University of Bristol.

"Namun, temuan efek pelindung bangun pagi dikaitkan dengan risiko kanker payudara dalam penelitian kami konsisten dengan penelitian sebelumnya.Kami juga menemukan beberapa bukti untuk efek sebab akibat dari peningkatan durasi tidur dan fragmentasi tidur pada kanker payudara,  Dengan kata lain, tidak mungkin bahwa mengubah kebiasaan tidur dapat mengubah risiko kanker payudara, mungkin lebih kompleks dari itu" tambah Rebecca Richmond.

Penelitian ini telah dipresentasikan pada konferensi kanker tahunan National Cancer Research Institute (NCRI) di Glasgow, Skotlandia. Diakui, riset tidak membuktikan hubungan sebab-akibat antara pola tidur dan risiko kanker payudara. 

"Ini adalah temuan menarik yang memberikan bukti lebih lanjut tentang bagaimana jam tubuh kita dan preferensi tidur alami kita terlibat dalam timbulnya kanker payudara," jelas Cliona Clare Kirwan, anggota NCRI Breast Clinical Studies Group. "Kita sudah tahu bahwa kerja shift malam itu terkait dengan kesehatan mental dan fisik yang buruk. Studi ini memberikan bukti lebih lanjut untuk menunjukkan gangguan pola tidur mungkin memiliki peran dalam perkembangan kanker," tambah Kirwan. (red)