Baby & Kids

Memulai MPASI merupakan milestone yang penting dalam tumbuh kembang bayi.
Posted on May 19, 2022   |   Branding
Memberi Si Kecil MPASI Menu Bintang 4 Rekomendasi WHO

Di usia 6 bulan, bayi Anda membutuhkan lebih banyak nutrisi. ASI saja tidak cukup! Inilah saatnya Si Kecil memulai MPASI atau mengonsumsi makanan padat. Menu bintang 4 rekomendasi WHO bisa menjadi alternatif yang sehat dan komplit untuk tumbuh kembang buah hati Anda.

Mungkin Anda termasuk yang masih asing dengan istilah menu bintang 4. MPASI rekomendasi WHO ini terdiri dari protein hewani, karbohidrat,  protein nabati dan sayuran serta buah. Empat kategori makanan inilah yang disebut bintang. Metode ini mudah sekali sebab bayi boleh mengonsumsi menu dari meja makan keluarga. Tentunya, bahan makanan yang dipilih tidak menyebabkan alergi pada anak.

1. Protein Hewani

Pemberian protein hewani sejak usia 6 bulan bertujuan untuk mencegah terjadinya anemia defisiensi zat besi. Sumber protein hewani bisa didapat dari daging sapi, ayam dan olahan laut.

2. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi utama untuk tubuh dan kaya akan asam amino yang bermanfaat untuk pembentukan jaringan tubuh. Untuk Si Kecil Anda bisa memberinya beras putih, beras merah, kentang, jagung, sereal, ubi jalar, pasta, oatmeal dan sebagainya.

3. Protein Nabati

Sumber protein nabati dapat diperoleh dari kacang-kacangan terutama kacang hijau dan kacang merah. Kacang-kacangan tinggi protein dan serat, serta memberikan rasa gurih dan manis pada menu MPASI.

4. Sayur dan Buah

Sayur dan buah merupakan sumber vitamin dan mineral. Anda bisa memberikan Si Kecil ragam sayuran untuk MPASI seperti wortel, bayam, labu siam, buncis, brokoli serta bumbu aromatik seperti bawang putih, bawang merah, bawang bombay, sereh, lengkuas, daun jeruk, kemiri, ketumbar, daun bawang dan sebagainya. Untuk buah Anda bisa memilih bahan yang menjadi favorit MPASI seperti papaya, pisang, alpukat, jeruk dan sebagainya. 

Di samping menu 4 bintang, WHO dan UNICEF juga merekomendasikan pemberian lemak tambahan sebagai sumber energi dan asam lemak esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Lemak tambahan dapat berupa butter, margarin dan minyak (minyak zaitun, minyak jagung, minyak kelapa dan sebagainya). Berapa porsi yang harus diberikan? Tidak lebih dari setengah sendok the per hari, dan sebaiknya lemak tambahan tidak melalui proses pemanasan. Jadi, diberikan langsung saat bayi hendak makan. (red)