Health

Periksa Payudara Sendiri masih dianggap sebagai salah satu cara efektif untuk mendeteksi dini kanker payudara yang bisa dilakukan setiap perempuan.
Posted on May 03, 2022   |   Branding
Periksa Kanker Payudara Secara Mandiri dan Sedini Mungkin

Kanker payudara memang menjadi ancaman serius bagi setiap wanita di bumi ini. Setidaknya ada 2 cara untuk mendeteksinya, yaitu deteksi mandiri atau sendiri dan deteksi secara medis melalui rangkaian tes laboratorium. Kedua jenis metode deteksi itu sangat penting untuk dilakukan, agar keberadaan sel kanker bisa diketahui sedini mungkin. Namun sebelum menceknya secara medis, kita dapat melakukan tesnya secara mandiri.

Dalam melakukan cek secara mandiri kita sebaiknya mencek hal ini seminggu setelah periode menstruasi berakhir. Melakukan pemeriksaan pada masa menstruasi kurang disarankan karena kadar hormon sedang berfluktuasi sehingga menyebabkan perubahan pada tubuh, termasuk pada payudara yang menjadi lebih kencang. Berikut cara melakukan cek kanker payudara secara mandiri dengan benar :

 1. Berdiri di depan cermin, perhatikan payudara. Dalam keadaan normal, ukuran payudara kiri dan kanan sedikit berbeda. Perhatikan perubahan perbedaan ukuran antara payudara kiri dan kanan dan perubahan pada puting susu (misalnya tertarik ke dalam) atau keluarnya cairan dari puting susu. Perhatikan apakah kulit pada puting susu berkerut. 

2. Masih berdiri di depan cermin, kedua telapak tangan diletakkan di belakang kepala dan kedua tangan ditarik ke belakang. Dengan posisi seperti ini maka akan lebih mudah untuk menemukan perubahan kecil akibat kanker. Perhatikan perubahan bentuk dan kontur payudara, terutama pada payudara bagian bawah. 

3. Kedua tangan di letakkan di pinggang dan badan agak condong ke arah cermin, tekan bahu dan sikut ke arah depan. Perhatikan perubahan ukuran dan kontur payudara. 

4. Angkat lengan kiri. Dengan menggunakan 3 atau 4 jari tangan kanan, telusuri payudara kiri. Gerakkan jari-jari tangan secara memutar (membentuk lingkaran kecil) di sekeliling payudara, mulai dari tepi luar payudara lalu bergerak ke arah dalam sampai ke puting susu. Tekan secara perlahan, rasakan setiap benjolan atau massa di bawah kulit. 

5. Lakukan hal yang sama terhadap payudara kanan dengan cara mengangkat lengan kanan dan memeriksanya dengan tangan kiri. 

6. Perhatikan juga daerah antara kedua payudara dan ketiak. 

7. Tekan puting susu secara perlahan dan perhatikan apakah keluar cairan dari puting susu. 

8. Lakukan hal ini secara bergantian pada payudara kiri dan kanan. 

9. Berbaring telentang dengan bantal yang diletakkan di bawah bahu kiri dan lengan kiri ditarik ke atas. Telusuri payudara kiri dengan menggunakan jari-jari tangan kanan. Dengan posisi seperti ini, payudara akan mendatar dan memudahkan pemeriksaan. 

10. Lakukan hal yang sama terhadap payudara kanan dengan meletakkan bantal di bawah bahu kanan dan mengangkat lengan kanan, dan penelusuran payudara dilakukan oleh jari-jari tangan kiri. Pemeriksaan nomor 4 dan 5 akan lebih mudah dilakukan ketika mandi karena dalam keadaan basah tangan lebih mudah digerakkan dan kulit lebih licin. 

*Catatan: 

Jika ditemui adanya benjolan atau perubahan pada payudara, jangan langsung panik. Sebaiknya setelah menemukan gejala tersebut, kita harus segera memeriksakan keadaan ini ke dokter untuk mendapat penanganan lanjut dan tepat. (red)