Tips & Tricks

Puasa di Bulan Ramadan bagi sebagian orang bisa menjadi kesempatan yang tepat untuk menurunkan berat badan
Posted on Apr 16, 2022   |   Branding
Manfaatkan Puasa Ramadhan Untuk Turunkan Berat Badan Secara Efektif

Puasa di Bulan Ramadan bagi sebagian orang bisa menjadi kesempatan yang tepat untuk menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan saat bulan Ramadhan kita hanya makan dua kali sehari (saat sahur dan berbuka) atau berbeda dengan hari biasanya, Namun yang perlu diperhatikan adalah pola makan saat sahur dan berbuka, alih-alih menjadi langsing, puasa bukannya menurunkan berat badan, namun bisa menyebabkan penambahan berat karena pola makan kita yang sembarangan atau melakukan kebiasaan yang kurang sehat selama berpuasa.

Itu sebabnya saat berpuasa, kita harus memiliki strategi khusus agar berat badan tidak naik kembali disaat kita tidak berpuasa lagi. Berikut beberapa strategi yang harus kita terapkan selama berpuasa:

1. Konsumsi serat dan protein

Berpuasa memang dapat menurunkan berat badan, namun untuk mencapai hasil tersebut kita harus merancang menu makanan yang tepat selama berpuasa. Saat berpuasa kita harus menganti menu dari yang banyak mengandung lemak dan kalori menjadi makanan mengandung banyak serat dan protein. Hal ini penting karena makanan yang mengandung kalori dan lemak malah menyebabkan obesitas. Sedangkan jika kita makan makanan yang mengandung serat dan protein justru akan dicerna oleh tubuh dalam waktu yang lebih lama dan ini membuat seseorang merasa kenyang. Hal ini terbukti karena makanan tinggi serat dan protein dapat membantu kita menekan nafsu makan sehingga baik untuk mencegah makan terlalu banyak saat berbuka maupun sahur. Untuk makanan yang tinggi serat kita dapat mengkonsumsi bubur gandum, roti gandum, buah-buahan dan sayuran seperti pear, pisang, brokoli, wortel serta sawi. sedangkan untuk yang mengandung protein kita bisa ambil dari telur, tahu, ikan tuna, tempe, susu, bayam dan makanan tinggi protein lainnya. 

Kurangi Yang Manis

Saat berbuka puasa memang baik diisi dengan makanan manis atau minuman manis untuk mengembalikan energi selama berpuasa. Namun mengkonsumsi makanan yang mengandung gula ini perlu dilakukan secara bijak dan tidak berlebihan. Hal ini dikarenakan produksi insulin tubuh akan menurun ketika berpuasa. Sedangkan, insulin berfungsi mengubah gula menjadi energi. Jika gula tidak diolah menjadi energi, tubuh akan menyimpannya dalam bentuk lemak. Selain itu, walau tidak makan, ngemil, atau minum seharian, kita tetap harus menjaga porsi makan yang cukup, baik saat sahur maupun buka puasa. Karena jika porsi berlebihan bisa meningkatkan kadar gula secara tiba-tiba. 

Konsumsi Air Putih

Saat sahur dan berpuasa kita diwajibkan mengkonsumsi air putih yang cukup. Seperti diketahui, air putih dapat membantu tubuh dalam memetabolisme lemak dengan baik. Metabolisme adalah proses kecepatan tubuh dalam mencerna, menyerap dan mengasimilasi makanan untuk diubah menjadi energi. Hal ini dikarenakan kekurangan asupan air malah dapat menyebabkan lemak tubuh semakin bertambah.

Menghindari gorengan

Setelah menahan lapar seharian, kita mungkin tergoda untuk langsung menyantap makanan berlemak, seperti gorengan, saat berbuka puasa. Hati-hati, karena mengonsumsi makanan serba digoreng yang mengandung lemak jenuh di bulan puasa justru bisa menambah berat badan. Dibandingkan mengkonsumsi gorengan, usahakan mengonsumsi makanan yang kaya lemak tak jenuh. Hal ini dikarenakan lemak tak jenuh tidak dapat meningkatkan kadar kolesterol. Kita bisa mendapatkan lemak baik dari kacang-kacangan, sayuran, seperti bayam dan kubis, alpukat, dan ikan.

Tidur yang cukup

Tidur ternyata juga merupakan cara menurunkan berat badan saat kita berpuasa. Hal ini dikarenakan kurang tidur akan mengacaukan sistem metabolisme. Alhasil, tubuh tidak membakar cadangan lemak secara efektif. Sementara itu, kurang tidur dapat meningkatkan hormon ghrelin yang bisa menambah nafsu makan. Hanya saja, mendapatkan kualitas tidur yang baik terkadang menjadi tantangan saat puasa. 

Tetap Berolahraga

Puasa sebaiknya jangan menjadi alasan untuk tidak berolahraga. Hal ini dikarenakan, energi yang dikonsumsi tanpa beraktivitas akan diubah menjadi lemak dalam tubuh. Olahraga saat bulan puasa bisa dilakukan pada sore hari, terutama dekat dengan waktu buka puasa. Latihan fisik bisa juga dilakukan setelah buka, tapi kurang dianjurkan karena waktunya sempit mengingat masih harus menjalankan ibadah salat isya dan tarawih. Namun untuk menurunkan berat badan, menjaga pola makan sehat dan aktif berolahraga ini tentu jangan sampai berhenti selama bulan puasa saja, kebiasaan baik ini sebaiknya terus dilakukan pada bulan lainnya. (red)