Health

Vitamin dan suplemen memberikan banyak manfaat untuk tubuh Anda. Tetapi, kebanyakan mengonsumsinya juga bisa memicu masalah lain. Salah satunya adalah kerontokan rambut.
Posted on Jan 24, 2022   |   Branding
Kebanyakan vitamin A bisa buat Rambut Rontok?

Vitamin dan suplemen sangat memberikan banyak manfaat bagi tubuh kita. Namun dilain sisi kebanyakan mengkonsumsi suplemen malah bisa memicu masalah lain dan salah satunya kerontokan rambut. 

Tanpa kita sadari mungkin rambut kita mengalami kerontokan dan ini ada kaitannya dengan suplemen yang kita makan. Untuk diketahui, kerontokan rambut terjadi karena beberapa alasan seperti perubahan hormon, genetika, stres, kurang gizi, penurunan berat badan yang drastis, penyakit tertentu, beberapa obat dan perawatan rambut yang buruk. 

Menurut American Academy of Dermatology, terlalu banyak mengonsumsi vitamin A dapat menyebabkan kerontokan rambut pada laki-laki dan perempuan. Pada dasarnya mengonsumsi vitamin A dengan jumlah yang direkomendasikan dapat membantu mencegah rambut rontok dan gejala lain yang berhubungan dengan toksisitas vitamin A. Sayangnya, sebagian besar kasus keracunan vitamin A terjadi karena mengonsumsi vitamin A berlebihan dari suplemen. Jika Anda mengalami kerontokan rambut dan efek samping lain yang terkait dengan toksisitas vitamin A, mintalah penyedia layanan kesehatan untuk memeriksa kadar vitamin A dalam tubuh. 

Menurut Medline Plus, selain kerontokan rambut, ada gejala lain dari kelebihan vitamin A, seperti penglihatan kabur, pusing, sakit kepala, kerusakan hati, mual, sensitivitas terhadap sinar matahari, muntah, rambut dan kulit kepala berminyak, pengelupasan atau gatal-gatal pada kulit dan perubahan warna kulit menjadi kuning. 

Sedangkan kalau terlalu sedikit mengonsumsi vitamin A juga dapat menyebabkan masalah seperti rabun senja dan penurunan fungsi kekebalan tubuh. Oleh karena itu, dianjurkan mengonsumsi makanan tunjangan yang mengandung vitamin A tanpa melebihi tingkat toleransi untuk meminimalkan risiko kesehatan dan rambut rontok, demikian National Office of Dietary Supplements. Institute of Medicine merekomendasikan vitamin A 1.300 mcg (microgram) per hari untuk wanita dewasa yang sedang menyusui, 770 mcg per hari untuk wanita hamil dewasa dan 700 mcg per hari untuk wanita dewasa lainnya. (red)