Tips & Tricks

Bagi kita yang memiliki bayi mungkin pernah menemui kerak di kulit kepala bayi dibawah usia 1 tahun.
Posted on Jan 13, 2022   |   Branding
Cara Menghilangkan Kerak Di kepala Bayi

Bagi kita yang memiliki bayi mungkin pernah menemui kerak di kulit kepala bayi dibawah usia 1 tahun. Munculnya kerak di kepala bayi atau cradle cap merupakan kondisi yang umum terjadi pada bayi, terutama bayi baru lahir. 

Untuk diketahui kerak di kulit kepala bayi ini muncul karena minyak di rambut belum berfungsi sempurna. Biasanya kerak itu akan hilang dengan sendirinya. Namun, karena kulit bayi ini sering kontak dengan debu dan kotoran lain, maka debu dan kotoran itu menempel di kulit sehingga menjadi sisik-sisik tipis yang jika dibiarkan akan menjadi kerak dan susah untuk dihilangkan. 

Pada umumnya, kerak ini timbul saat bayi berusia 2–6 minggu, tetapi juga bisa muncul dan hilang kembali hingga bayi berusia 1 tahun atau lebih. Kerak pada bayi ini bukanlah kondisi yang berbahaya, walaupun kerap membuat kulit kepala bayi menjadi kering dan terlihat sangat mengganggu.

Kerak ini umumnya ditandai dengan kulit kepala yang berkerak, kering, bersisik, mengelupas, dan tampak seperti ketombe. Terkadang, kerak kepala ini terlihat seperti kulit yang menebal, berminyak, dan berwarna putih kekuningan. Jika mengelupas, bagian kulit kepala bisa tampak kemerahan.

Kerak pada bayi biasanya muncul di kulit kepala dan di belakang telinga, namun bisa juga muncul di sekitar alis, kelopak mata bayi, atau ketiak dan lipatan tubuh lainnya.

Dalam istilah medis, kerak di kepala bayi disebut dermatitis seboroik. Namun, masyarakat lebih mengenalnya dengan sebutan ketombe yang biasa terjadi pada anak-anak dan dewasa.

Berikut cara membersihkan kerak di kulit kepala bayi tanpa menimbulkan luka :

1. Oleskan baby oil jika kerak di kepala bayi masih ringan. Atau bisa juga gunakan minyak zaitun. Oleskan pada bagian kerak sembari dipijat perlahan yang bertujuan untuk melembutkan kerak agar nantinya gampang dibersihkan. Gunakan sisir untuk menyisir rambut bayi secara perlahan. Tujuannya agar kerak ikut terbawa. 

2. Setelahnya, cuci rambut bayi dengan sampo khusus bayi. Gosok sampo sampai berbusa kemudian bersihkan dengan air dingin. 

3. Hindari membilas kepala bayi dengan air hangat karena akan menyebabkan kulit kepala semakin lembab. 

Nah, kulit kepala lembab ini akan  memicu peradangan kelenjar minyak. Lantas, bagaimana untuk mencegah timbulnya kerak di kepala bayi? berikut langkahnya: 

1. Kepala bayi digundul untuk mencegah timbulnya peradangan kelenjar minyak. 

2. Hindari memberikan bedak tabur di kepala bayi, karena akan menimbulkan penimbunan bedak yang berujung pada terbentuknya kerak. 

3. Sebisa mungkin hindari penggunaan topi yang terlalu sering  karena akan memicu kulit kepala bayi menjadi lembab. 

4. Sesuaikan suhu kamar, tujuannya agar bayi tak mudah berkeringat. (red)