Health

Secara normal, siklus haid berlangsung antara 21-35 hari dan rata-rata wanita mendapat masa haid setiap 28 hari.
Posted on Jan 11, 2022   |   Branding
Ini Penyebab Siklus Haid Tidak Teratur

Secara normal siklus haid berlangsung antara 21-35 hari dan rata-rata wanita mengalami masa haid  setiap 28 hari. 

Namun tidak jarang pula ada beberapa wanita yang mengalami siklus menstruasi yang tidak normal atau bahkan tidak lancar dan ini dapat menimbulkan rasa khawatir. Kondisi ini dapat berupa siklus menstruasi yang memendek atau memanjang, bahkan tidak terjadi menstruasi sama sekali. Penyebabnya beragam dan mungkin ini memerlukan penanganan secara medis.

"Tetapi jika seseorang mendapat siklus menstruasi liar atau sangat tidak teratur, misalnya bulan ini adalah 22 hari sedangkan bulan berikutnya menjadi 35 hari, maka mereka harus berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan masalahnya," jelas Lissa Rankin, seorang dokter kebidanan dan ginekologi dari Mill Valley, California, Amerika Serikat.

Rankin mengatakan bagi perempuan yang baru saja memasuki masa haid, dan variasi dalam siklusnya normal. Hal ini karena hipotalamus, kelenjar pituitari dan ovarium juga membutuhkan waktu untuk menjadi matang untuk memiliki siklus bulanan.

Berikut ada beberapa hal yang bisa membuat siklus haid seseorang menjadi lebih cepat atau bahkan lebih lambat, yaitu: 

1. Diet dan olahraga

Jika seseorang tidak mengonsumsi cukup nutrisi (diet berlebihan) atau latihan maraton, tubuh akan menganggap orang tersebut tidak siap untuk hamil sehingga mereka mendapatkan menstruasi terlambat. Ini akan membuat kadar estrogen menurun dan menghentikan ovulasi yang membuatnya terlambat atau bahkan tidak mendapatkan periode haid. Jenis periode tidak teratur ini disebut amenore hipotalamus. 

2. Berat badan

Sama seperti masalah diet dan olahraga, orang yang memiliki tubuh kurus akan membuat tubuh mereka berpikir bahwa mereka tidak cukup sehat untuk hamil sehingga menyebabkan menstruasi terlambat. Namun kegemukan juga bisa menjadi masalah. 

3. Penggunaan Kontrasepsi

Berbagai bentuk pengendali kelahiran atau kontrasepsi umumnya melakukan sesuatu hal pada hormon dalam tubuh yang memiliki efek pada siklus haid. Penggunaan pil kontrasepsi tertentu jika digunakan terus menerus akan membuat seseorang hanya mengalami beberapa periode haid dalam setahun. Sedangkan bentuk lain seperti IUD akan membuat menstruasi menjadi lebih berat atau ringan tergantung pada jenisnya. (red)