Baby & Kids

Jangan sembarangan memilih pakaian untuk si mungil. Ingatlah untuk selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanannya.
Posted on Jan 03, 2022   |   Branding
Memilih pakaian yang Tepat untuk Si Kecil

Senangnya melihat anak tercinta sudah belajar berjalan. Ya, dalam rentang usia 12-36 bulan, buah hati Anda sedang menikmati masa tumbuh kembang yang ditandai kegemarannya bereksplorasi. Untuk mendukung gerak dan aktivitasnya, ia membutuhkan pakaian yang tepat.

Hampir bisa dipastikan, semua orangtua pasti senang mendandani anaknya dengan pakaian yang bagus. Apalagi dengan tersedianya berbagai pilihan busana anak-anak di pasaran. Begitu banyak pilihan merek, model, dan warna, semuanya tampak lucu dan menggemaskan. Meski begitu, jangan sembarangan memilih pakaian untuk si mungil. Ingatlah untuk selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanannya. Untuk lebih jelasnya, tips berikut ini bisa menjadi panduan Anda dalam memilih busana yang tepat untuk batita.

1. Bahan

Bahan yang digunakan pada busana anak sangat berpengaruh pada kenyamanan Si Kecil. Bahan dari serat alami, seperti katun, bisa menyerap keringat lebih baik. Namun sedikit campuran serat sintetis pada serat alami membuat pakaian tidak mudah kusut dan mengkerut, serta lebih mudah dicuci bila terkena noda. Yang penting untuk diingat, bahan yang digunakan harus sesuai dengan kegunaan baju itu sendiri. Misalnya denim untuk celana bermain, katun polyester untuk baju santai dan sebagainya. Hindari pakaian yang terbuat hanya dari bahan nilon, parasut, linen, atau wol karena bahan-bahan ini kurang menyerap keringat.

2. Ukuran  

Pilihlah pakaian dengan ukuran yang pas, tidak terlalu sempit, tetapi juga tak terlalu besar. Pakaian yang terlalu sempit bisa menghalangi gerak tubuhnya, sedangkan pakaian yang terlalu besar bisa membahayakannya, karena bisa membuatnya tersandung dan jatuh. Sebagai pedoman, pilih pakaian dengan ukuran satu nomor di atas ukuran badan anak yang sebenarnya. Perhatikan juga bagian leher, ketiak, lengan, perut dan selangkangan, jangan sampai terlalu sempit agar tidak terjadi iritasi pada lipatan tubuh.

3. Aksesori

Penambahan aksesori pada baju anak memang tak terhindarkan. Aksesori bisa membuat pakaian tampak lebih menarik lagi. Namun untuk batita, beberapa aksesori bisa berpotensi membahayakan keselamatan. Misalnya hiasan tali-tali bisa beresiko menjerat atau mencekik atau hiasan payet dan manik-manik yang bisa menyebabkan luka gores. Hindari kancing berukuran besar di bagian depan, karena bisa menyakiti Si Kecil saat ia dalam posisi tengkurap. Sebaiknya hindari juga kancing logam atau besi yang mudah berkarat. 

4. Mudah Dibuka dan Dikenakan

Biasanya anak usia batita masih mengenakan popok. Untuk memudahkan tugas orangtua mengganti popok, sekaligus agar anak tetap nyaman, pilih pakaian dengan bagian selangkangan yang berkancing sehingga mudah dibuka. Sedangkan untuk batita yang sudah mulai belajar buang air, pilihkan celana atau rok berkaret yang mudah dibuka. (red)