Baby & Kids

Ada sisi negatif anak yang memiliki daya ingat tajam. Menurut penelitian, anak yang punya ingatan bagus cenderung lebih pintar berbohong.
Posted on Dec 30, 2021   |   Branding
Anak Berdaya Ingat Bagus Cenderung Suka Berbohong?

Ada sisi negatif anak yang memiliki daya ingat tajam. Menurut penelitian, anak yang punya ingatan bagus cenderung lebih pintar berbohong. Kok bisa? Dalam risetnya, peneliti menguji anak-anak berumur enam dan tujuh tahun, dengan memberikan kesempatan untuk berbuat curang dalam suatu permainan kecil, dan berbohong mengenai perbuatannya. 

Para anak yang pandai berbohong, juga lebih baik dalam menjalani ujian ingatan verbal (jumlah kata yang mereka bisa ingat). Ini berarti mereka pandai memutar balik banyak informasi, bahkan ketika mereka berkisah tentang bualan yang ganjil, demikian disimpulkan riset yang telah dipublikasikan di Journal of Experimental Child Psychology di Inggris. 

Menurut peneliti Universitas North Florida, Sheffield dan Stirling, merekrut 114 anak dari empat sekolah di Inggris untuk percobaan ini. Menggunakan kamera tersembunyi selama permainan tanya jawab, peneliti memergoki anak-anak yang mencontek terkait pertanyaan yang mengada-ada, kendati sudah diperingatkan tidak boleh mencontek. 

Temuan yang bisa jadi mengejutkan (untuk orangtua) adalah bahwa hanya seperempat dari anak-anak itu yang berlaku curang dengan mencontek jawaban. Pertanyaan lebih lanjut memungkinkan peneliti untuk menentukan siapa yang pandai berbohong dan siapa yang tak pandai berbohong. Peneliti tertarik pada kemampuan anak untuk mencari dalih/alasan yang bagus untuk menutupi kebohongan anak-anak. Dalam tes memori terpisah, anak yang pandai berbohong menunjukkan mereka memiliki pengelolaan ingatan tentang kata-kata yang lebih baik. Namun mereka tidak menunjukkan tanda bisa mengingat gambar (memori visio-spasial) dengan lebih baik. 

Para peneliti berpendapat, itu karena berbohong melibatkan kemampuan untuk tetap mengingat begitu banyak informasi verbal, sementara mengingat gambar tidaklah terlalu penting. Dr Elena Hoicka, psikolog perkembangan anak dari University of Sheffield, ada hal baik dari kenyataan bahwa anak yang jago berbohong. "Memang orangtua umumnya tak terlalu bangga ketika anak-anak mereka berbohong. Tapi setidaknya mereka bisa senang bahwa, jika anak mereka berbohong dengan baik, itu artinya anak-anak mereka akan memiliki kecakapan yang baik dalam berpikir dan memiliki kecakapan terkait ingatan,” ujarnya. "Kita sudah tahu bahwa aorang dewasa berbohong dalam seperlima dari percakapan di pergaulan, yang berlangsung 10 menit atau lebih. Jadi sangat menarik untuk mengetahui mengapa ada anak yang mampu melontarkan kebohongan lebih dari anak-anak lain,” jelas Hoicka yang dikutip dari BBC London (red)