Tips & Tricks

Diare sekilas terlihat remeh. Namun jika mesti bolak balik ke kamar kecil karena usus terasa melintir mendesak isinya minta dikeluarkan, jelas mengganggu aktivitas.
Posted on Dec 27, 2021   |   Branding
Tips Redakan Diare Dengan Air Perasan Kunyit

Diare sekilas terlihat seperti penyakit yang biasa saja dan tidak memerlukan penanganan khusus. Namun jika mesti bolak balik ke kamar kecil karena usus terasa melintir mendesak isinya minta dikeluarkan, jelas ini sangat mengganggu aktivitas kita. Diare biasanya muncul karena adanya masalah pencernaan di dalam tubuh. Bisa terkait pola makan dan pola hidup kita yang tidak teratur, kelelahan, atau keracunan makanan. 

Siapa saja bisa mengalami diare, mulai dari bayi atau balita, hingga yang sudah lanjut usia bisa saja terkena gangguan kesehatan ini. Dalam kondisi wajar, diare memang bukanlah penyakit yang berbahaya. Namun, sebaiknya penyakit ini tidak bisa disepelekan begitu saja. Hal ini karena jika tidak diobati bisa menimbulkan kekurangan cairan yang drastis, yang bisa memicu dehidrasi.

Bagi sebagian orang yang mengalami diare, mengandalkan obat kimia mungkin bukanlah pilihan. Mereka lebih suka mengandalkan resep tradisional, misalnya kunyit, untuk mengatasi gangguan perut ini. Untuk dikatahui selain berguna sebagai bumbu masak, kunyit juga sudah lama dikenal sebagai bahan herbal untuk mengatasi banyak masalah kesehatan. Ini tidak lepas dari kandungan senyawa yang terdapat di dalam kunyit yang berupa antioksidan dan anti inflamasi. 

Berikut cara meracik kunyit untuk mengobati diare:  

1. Sediakan bahan-bahan yang diperlukan, yaitu satu buah kunyit, sesendok madu, dan sedikit kapur sirih. 

2. Setelah kunyit dikupas dan dicuci bersih, parut dan ambil air perasannya (menggunakan air matang). Air perasan dari parutan kunyit tersebut diberi madu dan kapur sirih. Setelah itu, campuran tersebut disaring dan dapat diminum seperti biasa. 

3. Untuk mengobati diare pada anak, gunakan juga ramuan kunyit, dengan perlakuan sedikit beda. Parut kunyit yang sudah dibersihkan, tambahkan air matang ke dalam hasil perutan, kemudian peras dan saring. 

4. Air perasan yang telah disaring ditambahkan gula merah secukupnya. Aduk merata, lalu minumkan pada anak sebanyak 2 hingga 3 kali dalam sehari.

Sebagai catatan, apabila sudah minum ramuan ini namun diare masih terjadi, segera kunjungi puskesmas atau klinik terdekat untuk mendapat pertolongan dari tenaga medis. (red)