Health

Gejala serangan jantung pada wanita sangat samar dan berbeda dengan gejala pada pria.
Posted on Dec 07, 2021   |   Branding
Wanita, Jangan Abaikan 6 Gejala Serangan Jantung Ini!

Serangan jantung pada wanita berbeda dengan pria. Wanita tidak selalu mengalami gejala serangan jantung seperti halnya pria, yakni nyeri di bagian dada yang menyebar ke rahang dan lengan kiri.

Gejala pada wanita sangat halus atau bahkan tersamarkan dengan penyakit lain. Berikut  6 gejala serangan jantung yang sering terjadi pada wanita:

1. Nyeri dada atau rasa tidak nyaman di bagian dada. Nyeri dada adalah gejala serangan jantung yang paling umum, namun wanita mengalaminya berbeda dengan pria. Pada wanita rasanya seperti ditusuk-tusuk atau diremas-remas. Nyeri dada tersebut bisa terjadi di bagian mana saja, tidak hanya di bagian kiri. 

2. Nyeri di bagian lengan, punggung, leher atau rahang. Jenis rasa sakit ini lebih sering terjadi pada wanita dibanding pria. 

3. Nyeri perut. Kadang, orang mengira nyeri perut pada serangan jantung sebagai gejala maag, flu atau tukak lambung. “Bisa juga merasakan tekanan perut yang parah, yang terasa seperti gajah duduk di perut Anda,” jelas kata ahli jantung Nieca Goldberg, MD dari New York.

4. Sesak napas, mual dan lightheadedness. Jika  Anda mengalami kesulitan bernapas tanpa alasan yang jelas, Anda bisa mengalami serangan jantung, terutama jika Anda juga punya satu gejala atau lebih.

5. Berkeringat. Keringat dingin adalah gejala serangan jantung yang umum pada wanita. Jika Anda tidak biasa mengalami hal ini, atau tidak ada alasan untuk berkeringat dingin, segera periksa diri Anda.

6. Kelelahan. Beberapa wanita yang mengalami serangan jantung merasa sangat lelah, meskipun tidak melakukan aktivitas apapun. 

Tidak semua orang memiliki gejala-gejala tersebut. Jika Anda  merasa dada tidak nyaman, terlebih jika Anda memiliki gejala-gejala lainnya, segera hubungi petugas medis.

Sebaiknya Jangan Melakukan Ini

Jika Anda merasa gejala serangan jantung:

- Jangan menunda untuk mencari bantuan. “Wanita umumnya menunggu lebih lama daripada lelaki sebelum ke UGD,” kata Rita F. Redberg, MD, MSc, FACC, Direktur Women's Cardiovascular Services for the UCSF Division of Cardiology di San Francisco.  

- Meskipun menurut Anda gejalanya tidak berat, jangan ke rumah sakit sendirian dengan menyetir mobil. Anda membutuhkan ambulans. 

- Jangan meremehkan apa yang Anda rasakan. Ketika Anda merasa mendapat serangan jantung, Anda harus segera diperiksa segera. (red)