Tips & Tricks

Susu sapi merupakan penyebab utama dari alergi susu, tetapi susu dari hewan mamalia lainnya juga bisa menyebabkan reaksi alergi.
Posted on Nov 22, 2021   |   Branding
Tips Penting Untuk Penderita Alergi Susu

Susu sapi merupakan penyebab utama dari alergi susu, tetapi susu dari hewan mamalia lainnya juga bisa menyebabkan reaksi alergi. Gejala alergi susu yang muncul secara langsung contohnya adalah mual, sesak nafas, dan muntah. Setelah beberapa menit, gejala alergi bisa berkembang menjadi diare, keram perut, gatal pada kulit, bengkak pada bibir. Apa saja tips bagi mereka yang memiliki alergi terhadap susu? Simak yuk!

1. Penderita alergi susu harus menghindari susu hewani dan produk olahannya, termasuk yang rendah/ bebas laktosa, karena protein susu inilah yang dapat memicu terjadinya reaksi alergi di dalam tubuh.

2. Penuhi kebutuhan nutrisi dengan seimbang
Penderita alergi susu tetap dapat memenuhi kebutuhan nutrisi dari susu dengan mengonsumsi makanan alternatif lainnya, seperti brokoli, bayam, dan produk kedelai (bagi penderita alergi susu yang tidak alergi terhadap kedelai).

3. Baca label pada kosmetik, krim, salep, dan obat-obatan
Produk-produk kosmetik, krim, dan salep mungkin berbahan dasar/mengandung protein susu dalam berbagai bentuk. Beberapa obat juga bisa mengandung whey, yang merupakan salah satu jenis protein susu.

4. Ganti susu hewani dengan susu nabati
Konsumsi susu nabati seperti susu kedelai atau susu almond yang difortifikasi kalsium dan vitamin D aman bagi penderita alergi susu. Penderita alergi susu juga dapat menikmati es krim atau cokelat selama tidak berbahan dasar/mengandung protein susu.

5. Beberapa makanan dapat mengandung susu secara tidak terduga
Beberapa kue, biskuit, dan produk olahan daging bisa mengandung kasein (protein susu) sebagai bahan tambahan pangan. Menggunakan peralatan makan yang terkena produk susu, atau memasak menggunakan mentega dari susu sapi juga berbahaya bagi mereka yang alergi terhadap susu. (red)