Citybuzz

Masa Pandemi Covid-19, tidak hanya membuat pengaruh negatif pada orang dewasa, namun ternyata ini juga berpengaruh buruk bagi anak-anak.
Posted on Nov 07, 2021   |   Branding
Bebaskan Anak Bermain di dalam Rumah

Masa Pandemi Covid-19, tidak hanya membuat pengaruh negatif pada orang dewasa, namun ternyata ini juga berpengaruh buruk bagi anak-anak. Hal ini dikarenakan mereka hanya bisa berkegiatan di dalam rumah. Mulai dari belajar secara daring, atau hanya sekedar main game online yang bisa membuat mereka merasa bosan dan jarang bergerak.

Menanggapi hal tersebut, beberapa waktu lalu IKEA Indonesia menginisiasi kampanye Ayo Main(Let’s Play) bertajuk “Bebas #Mainkan Sesukamu”. Lewat kampanye ini, IKEA Indonesia ingin mengingatkan bahwa bermain memiliki manfaat yang signifikan untuk kesehatan mental serta mempererat hubungan anak dengan orang tua. “Kampanye Ayo Main merupakan bentuk komitmen kami untuk mewujudkan visi IKEA yaitu menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang. Kami juga percaya bahwa anak-anak merupakan generasi penerus, karenanya kami menaruh perhatian khusus bagi mereka sejak awal,” ujar Country Marketing Manager IKEA Indonesia, Dyah Fitrisally.

“Tahun ini, kami mengangkat tema “Bebas Mainkan Sesukamu”. Kami percaya bermain bukan hanya bermanfaat untuk anak, tetapi juga orang tua. Waktu bermain di rumah yang berkualitas akan mempererat hubungan mereka. Seri mainan IKEA, seperti LILLABO, JATTELIK, DJUNGELSKOG, LUSTIGT, dan BYGGLEK dapat melengkapi kegiatan bermain di rumah,” jelas Sally.

Pandemi Covid-19 membawa dampak psikologis yang serius pada anak dan orang tua karena harus tinggal di rumah dalam waktu yang cukup lama. Psikolog Klinis dan Keluarga dan Co-Founder @goodenoughparents.id, Pritta Tyas Mangestuti, M.Psi, yang juga merupakan salah satu pembicara pada serial webinar Ayo Main IKEA, menyampaikan, ”Bermain adalah solusi yang tepat untuk dapat menjaga mood anak tetap baik. Orang tua memiliki peran penting untuk dapat mengeksplorasi ide bermain yang variatif untuk menghibur si Kecil. Saya sangat merekomendasikan orang tua untuk mengikuti rangkaian acara kampanye Ayo Main dari IKEA. Kegiatan ini akan memberikan banyak ilmu dan pengetahuan baru tentang pentingnya bermain. Saya percaya dengan aktivitas bermain yang tepat, hubungan orang tua dan anak juga dapat menjadi lebih erat.”

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak Covid-19, IKEA Indonesia juga berkolaborasi dengan organisasi kemanusian terkemuka untuk anak-anak, Save The Children dalam program Senyum untuk Anak. Media & Brand Manager Communication Save the Children Indonesia, Dewi Sri Sumanah mengapresiasi partisipasi IKEA Indonesia, ”Kami sangat senang mengetahui bahwa IKEA Indonesia turut berpartisipasi untuk memberikan donasi bagi anak-anak yang terdampak pandemi Covid-19. Kami percaya program ini dapat mengembalikan senyum anak- anak yang terdampak pandemi Covid-19, termasuk anak-anak penyintas, anak yang kehilangan orangtuanya dan anak-anak dengan disabilitas serta anak dari keluarga rentan.”

IKEA mengadakan program 1 DJUNGELSKOG = 1 EURO untuk mengumpulkan donasi program Senyum untuk Anak. “Kami mendukung penuh program Senyum untuk Anak dari Save The Children. Setiap pembelian boneka seri DJUNGELSKOG di seluruh gerai IKEA Indonesia, kamu telah memberikan donasi sebesar 1 Euro untuk anak-anak yang terdampak Covid-19. Maka dari itu, mari ambil bagian untuk mengembalikan senyum anak Indonesia,” ujar Sally.

IKEA yakin bahwa waktu bermain orang tua dan anak sangat penting untuk tetap menjaga kesehatan mental dan tumbuh kembang anak. Untuk itu, IKEA menghadirkan solusi dan inspirasi kegiatan bermain anak di rumah, serta serial webinar yang dapat ditemukan di laman resmi IKEA.co.id/en/campaigns/lets-play. Berbagai produk yang disebutkan di atas dapat diperoleh di seluruh toko IKEA Indonesia dan melalui IKEA.co.id serta aplikasi IKEA Indonesia. (red)