Baby & Kids

Ada beberapa balita yang suka melahap makanan yang ada sentuhan rasa pedasnya. Amankah bagi kesehatannya?
Posted on Oct 22, 2021   |   Branding
Kecil-kecil Kok Suka Makanan Pedas?

Pernahkah Anda melihat balita yang tampak asyik melahap makanan yang ada sentuhan rasa pedasnya? Ya memang, ada beberapa balita yang menggemari makanan pedas. Mungkin Anda bertanya-tanya amankah hal ini bagi balita? Nah mari kita temukan jawabannya.

Cabai – si penyebab rasa pedas – memang kaya akan vitamin C, sama seperti jeruk. Namun sebagian ahli menyarankan agar anak tidak mengonsumsi dulu makanan pedas sebelum ia lebih besar. Alasannya, dikhawatirkan rangsangan oleh rasa pedas bisa mengiritasi saluran cerna, menimbulkan rasa mulas, bahkan bila tak tahan bisa menyebabkan diare. 

Meski demikian, sebagian ahli lain ternyata tak melarang hal ini. Menurut mereka, anak yang sudah berusia di atas 2 tahun boleh-boleh saja makan makanan yang memiliki sedikit rasa pedas. Sistem pencernaan mereka sudah lebih sempurna, sehingga perutnya sudah lebih tahan mengolah makanan pedas. 

Menurut Susan Moores, pakar diet dari St. Paul, Minnesota, dalam sebuah tulisannya, sebetulnya seorang ibu sudah mewariskan batas toleransi anak terhadap rasa pedas melalui ASI, bila ia sendiri juga penyuka rasa pedas. Namun tentu saja, sebelum anak berusia genap satu tahun, jangan memberikan makanan pedas padanya, karena saat itu ia baru saja berkenalan dengan makanan padat. (red)