Maternity

Umumnya bumil mengalami ngidam saat hamil. Konon, ngidam makanan tertentu dapat menunjukkan jenis kelamin bayi.
Posted on Sep 07, 2021   |   Branding
Mitos Ngidam dan Jenis Kelamin Bayi

Kebanyakan ibu hamil mengalami ngidam atau keinginan yang besar untuk mengonsumsi makanan tertentu seperti makanan yang bercita rasa pedas, manis, asam atau asin. Atau bisa juga ngidam benda non-makanan.  Keinginan tersebut kemungkinan besar disebabkan perubahan hormon dan metabolism yang terjadi pada ibu hamil.

 Uniknya, ngidam makanan tertentu, diyakini sebagian orang bisa mengungkapkan jenis kelamin bayi. Benarkah demikian?

Patofisiologi Ngidam Selama Kehamilan

Ngidam adalah gejala kehamilan yang populer dan sangat diharapkan oleh ibu hamil. Beberapa teori dibuat terkait ngidam. Perubahan hormon pada ibu hamil diketahui mengubah rasa dan bau, yang mungkin bisa menjelaskan mengapa ibu hamil sangat ingin mengonsumsi makanan tertentu atau makanan yang tidak biasa. 

Kekurangan nutrisi sementara pada ibu hamil karena tingginya kebutuhan gizi bayi juga menjadi kemungkinan mengapa ibu hamil ngidam makanan tertentu. Asupan makanan juga diketahui berhubungan dengan emosi wanita. Selama kehamilan, wanita mungkin menginginkan makanan tertentu, sadar atau tidak sadar, sebagai respons terhadap kebutuhan emosionalnya.

 Penjelasan lainnya menyebutkan bahwa ngidam merupakan sarana awal untuk menentukan jenis kelamin bayi karena beberapa makanan tertentu berkorelasi dengan jenis kelamin bayi. 

Kekurangan Gizi

Beberapa wanita hamil mengalami pica atau keinginan untuk mengonsumsi benda non-makanan, seperti kapur tulis, tanah liat, punting rokok, tepung dan sebagainya. Pica adalah gangguan makan yang menyebabkan  seseorang menginginkan benda non-makanan untuk dikonsumsi. Umumn ya pica dihubungkan dengan kecukupan nutrisi wanita hamil itu sendiri, misalnya saat ia makan tanah liat maka hal itu bisa dikaitkan dengan kekurangan zat besi. Ngidam kapur dikaitan dengan kekurangan asam lemak esensial. Dalam banyak kasus, ketika suplemen dicerna ibu hamil, maka gejala pica pun berakhir. 

Bayi Perempuan

Banyak orang percaya ngidam sesuatu yang tidak biasa saat hamil disebabkan oleh jenis kelamin bayi. Misalnya, jika ibu hamil  sangat menginginkan permen, coklat dan produk susu, maka bayi yang dikandungnya berjenis kelamin perempuan. Namun tidak bukti yang mendukung hal tersebut. 

Bayi Laki-laki

Jika ibu hamil sangat menyukai makanan asam, asin, pedas atau kaya protein, maka diperkirakan mengandung anak laki-laki. Namun sekali lagi tidak ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan tersebut.

Satu-satunya metode ilmiah yang dipercaya untuk memprediksi  jenis kelamin bayi adalah menjalani tes prenatal seperti ultrasound (USG) setelah 20 minggu kehamilan. Anggapan bahwa ngidam dapat menentukan jenis kelamin bayi adalah mitos belaka. Lebih tepatnya ngidam adalah hasil dari perubahan hormon, kebutuhan nutrisi dan perubahan psikologis. (red)