Baby & Kids

Buah hati Anda sering menggaruk-garuk kepalanya? Periksa segera, bisa jadi kutu bersarang di kepalanya.
Posted on Sep 01, 2020   |   Branding
Agar Anak Tak Tertular Kutu Rambut

Wah, jaman sekarang memang masih ada kutu rambut? Mungkin itu pertanyaan yang ada di benak Anda saat melihat buah hati Anda menggaruk-garuk kepalanya saat pulang sekolah. Tahukah Anda, ruang kelas ternyata tempat berkembang biak parasit yang muncul di kepala manusia, yaitu kutu! Anak-anak usia sekolah (TK dan SD) memang rentan tertular kutu rambut. Untuk membantu Anda menangani kutu rambut anak, berikut ini sejumlah tips dan trik untuk mencegah kutu rambut: 

Cara Mencegah Kutu 

Untuk mencegah kutu Anda harus mengajarkan pada anak cara berikut ini untuk menghindari tertular kutu dan jelaskan padanya mengapa ia tidak boleh berbagi barang-barang tertentu pada orang atau anak lainnya:

- Jangan berbagi topi, syal, helm, bantal, sisir atau headphone.

- Jika rambut anak panjang, sebaiknya dikuncir  atau dikepang saat sekolah atau bermain dengan temannya.

- Periksa kepalanya secara rutin setiap minggu, termasuk memeriksa bagian belakang leher, belakang telinga, dan belahan rambut.

- Selalu memperhatikan anak, jika ia terlihat sering menggaruk-garuk kepalanya, segera periksa apakah ada kutu atau tidak.

Jika anak sudah tertular kutu, jelaskan padanya bahwa itu tidak ada hubungannya dengan kebersihan. Katakan padanya agar tidak malu karena banyak anak lainnya yang juga tertular kutu rambut. Kutu kepala harus segera diobati untuk mencegahnya kembali. Jika Anda menemukan kutu atau telur kutu,  harus memeriksa semua orang di rumah, juga mencuci semua handuk dan seprai dan handuk dalam air panas.

Mitos Kutu Rambut

Mitos 1:  Kutu menyukai rambut yang kotor

Ternyata ini mitos yang keliru. Menurut penelitian kutu lebih suka rambut yang bersih ketimbang kotor, karena kutu lebih mudah menempel di rambut bersih daripada di rambut kotor.

Mitos 2 : Kutu dapat hidup dalam waktu yang lama di kepala.

Ini juga mitos yang salah. Kutu hanya hidup selama 24 – 36 jam.  

Mitos 3: Kutu membawa penyakit

Kutu tidak membawa penyakit. Mereka hanya menyebabkan gangguan yang menjengkel saja seperti rasa gatal. 

Mitos 4: Kutu menyukai rambut panjang

Ini juga mitos yang salah karena kutu tidak memilih untuk hinggap di rambut panjang atau pendek.

Mitos 5: Hewan dapat membawa kutu 

Faktanya kutu adalah parasit manusia, sehingga mereka hanya bisa bertahan dengan darah manusia. (red)