Health

Selain murah dan mudah didapat, obat herbal memiliki efek samping yang relatif kecil.
Posted on Jul 21, 2021   |   Branding
Obat Alami untuk Si Kecil

Alam menyediakan banyak sumber untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah herbal dan rempah-rempah. Selain murah dan mudah didapat, pengobatan dengan herbal alami memiliki efek samping yang relatif kecil. 

Kesadaran masyarakat akan manfaat pengobatan herbal sekarang sudah makin tumbuh. “Meski obat herbal tidak akan menggantikan obat-obatan farmasi, namun penelitian menunjukkan bahwa untuk berbagai kondisi, herbal bekerja dengan baik dan lebih murah dibandingkan obat-obatan,” kata Frank Lipman, MD praktisi pengobatan integratif  sekaligus pendiri Eleven-Eleven Wellness Center in New York City. Dan tidak seperti obat-obatan kimia yang menggunakan bahan aktif, herbal biasanya tidak memiliki efek samping. Hal inilah yang sering menjadi pertimbangan orang memilih pengobatan alami ketimbang berobat ke dokter. Disamping itu biaya pengobatan dengan herbal juga jauh lebih murah. Boleh jadi bahan-bahan alami yang digunakan ada di sekitar kita. 

Berikut herbal yang banyak digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit pada balita:

1. Jahe

Mampu mengobati sakit perut dan mengurangi morning sick pada wanita hamil. Jahe juga efektif untuk mengobati gas dan kembung, sakit tenggorokan serta pilek. Jahe juga berfungsi sebagai antiinflamasi dan membantu pencernaan. 

2. Lavender 

Selain sering  digunakan sebagai pewangi, lavender juga menawarkan manfaat kesehatan sebagai penenang dan antidepresan ringan. Tempatkan lavender di kamar mandi Anda untuk mengurangi stres, ketegangan dan insomnia. Lavender juga bisa dicampurkan dalam krim untuk mengatasi jerawat dan sunburn. 

3. Peterseli

Daun peterseli dapat mencegah batu ginjal dan infeksi kandung kemih. Peterseli juga mengobati penyakit rabun ayam atau rabun senja, serta melindungi dan menjaga kesehatan mata.

4. Kayu Manis

Kayu manis telah lama digunakan untuk meredakan flu dan alergi. Selain itu, rempah-rempah ini adalah sumber serat makanan, kalsium, dan zat besi serta mangan yang juga meringankan gejala menstruasi. 

5. Bubuk Kari 

Mencegah kanker kolon dan penyakit alzheimer.

6. Daun Ketumbar (Cilantro)

Khasiat daun ketumbar dapat mengikat logam berat dalam darah seperti merkuri dan diekstraksi dari tubuh. Manfaat lain dapat menurunkan kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL dalam darah. Daun ketumbar juga mampu mengatasi masalah stres karena mengandung senyawa yang merangsang pembentukan senyawa serotonin dan dopamin. Jadi, secara alami mengatasi stres tanpa harus menggunakan obat antidepresi.

7. Lidah Buaya

Selain untuk kecantikan, tanaman lidah buaya memiliki manfaat kesehatan yang mumpuni. Mengonsumsi lidah buaya secara teratur dapat meningkatkan kekuatan tulang dan sendi,  meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dan membantu melawan infeksi, virus dan penyakit. 

8. Daun Mint

Sejak berabad-abad lalu daun mint telah dimanfaatkan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Daun mint mampu mengatasi mual dan muntah, memperlancar sistem pencernaan, meringankan kejang otot perut serta mengatasi perut kembung. Minyak daun mint juga banyak digunakan untuk meredakan nyeri otot dan rasa sakit.

9. Jintan Manis

Jintan atau adas termasuk golongan herbal dan rempah-rempah yang mengandung phytochemical yang membantu mengurangi kram menstruasi pada wanita, juga membantu mengatasi kolik pada anak.

10. Daun Sirih

Daun sirih mengandung zat antiseptik yang berperan dalam membunuh bakteri. Sejak dulu tanaman ini sering digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit, seperti mengobati mimisan, batuk, bronchitis, sariawan, bisul dan sebagainya. (red)