Health

Kebanyakan pasangan suami istri kahawatir berhubungan intim saat hamil, hal ini memang disebabkan banyaknya mitos yang berkembang di masyarakat kita.
Posted on Jul 16, 2021   |   Branding
Plus Minus Bercinta Saat Kehamilan

Kebanyakan pasangan suami istri kahawatir berhubungan intim saat hamil, hal ini memang disebabkan banyaknya mitos yang berkembang di masyarakat kita. Padahal tidak semua hal yang dilakukan ini “tabu” loh!

Banyak ketakutan yang membuat pasangan suami istri takut bercinta saat hamil. Padahal ada posisi aman yang dapat kita nikmati saat berhubungan, walaupun sedang hamil. Mitos seperti kalau hamil muda, bisa mengakibatkan bayi keguguran atau bayi cacat, memang sudah sering didengar. Selain itu kalau sudah hamil tua, dapat mengakibatkan gangguan pada bayi dan bahkan keguguran. Yang perlu diperhatikan adalah jika kehamilan berlangung normal, pasangan suami istri tetap dapat berhubungan. Tapi biasanya kita harus memeriksakan apakah kehamilan kita berlangsung normal pada bidan atau dokter. Hal ini penting dikonsultasikan kalau memang pernah punya riwayat sebelumnya melahirkan bayi prematur atau punya masalah lain seperti mulut rahim yang pendek, sudah ada bukaan, bocornya cairan ketuban atau terjadi pendarahan. Bila normal-normal saja, kita tidak perlu khawatir bercinta. Karena bila kehamilan normal berlangsung, berhubungan badan tidak akan melukai janin. Hal ini dikarenakan lapisan lendir tebal menutupi leher rahim akan membantu melindungi janin dari infeksi. Selain itu kantung ketuban dan otot rahim juga kuat melindungi janin.

Lebih Enak
Berhubungan saat hamil bagi sebagian wanita terasa lebih enak, hal ini dikarenakan meningkatnya aliran darah ke area panggul dapat menyebabkan stimulasi ke miss V dan mempertinggi sensasi. Namun  ada juga yang mengalami perasaan yang kurang nyaman setelah bercinta. Kelemahannya ada juga sebagian wanita yang mengalami kram perut saat bercinta, payudara menjadi lebih besar dan sensitif, yang menyebabkan tidak nyaman ketika disentuh atau dicumbu. Dalam tahap ini wanita akan mengeluarkan cairan lebih banyak pada kelaminnya, yang bisa membuat aktivitas bercinta lebih menyenangkan, namun kekurangannya adalah membuat miss V iritasi.

Keuntungan
Keuntungan bercinta saat hamil adalah membantu membuat anda lebih bahagia, hal ini dikarenakan saat berhubungan seksual, hormon oksitosin dan endorpin akan dilepaskan sehingga meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik. Selain itu bercinta saat hamil bisa memperbaiki kualitas tidur ibu yang sedang hamil. Hal ini dikarenakan setelah bercinta suasana hati dan pikiran lebih tenang dan nyaman. Dengan ketenangan tersebut tentunya membuat kualitas tidur lebih baik.

Posisi Yang Aman
Saat yang aman bercinta adalah posisi wanita diatas (women on top)  dan pria dibawah, hal ini berguna agar suami anda tidak menimpakan berat badannya ke posisi rahim anda. Hal ini juga berguna karena posisi wanita diatas akan menjadi nyaman dan membuat wanita lebih menikmati bercinta saat hamil. Selain itu posisi ini juga dapat membantu wanita untuk mengontrol penetrasi, dengan demikian wanita merasa aman dan nyaman.  Selain Women On Top, Posisi yang aman lainnya adalah posisi menyamping, dimana wanita berbaring dengan posisi menyamping kemudian membelakangi pasangan. Hal ini nantinya akan membuat wanita lebih nyaman dan memperoleh kenikmatan, selain itu hubungan seksual seperti ini cocok untuk wanita yang hamil muda. Selain itu ada posisi Doggy Style atau posisi wanita bersangga pada lutut tangan. Posisi ini dinilai aman karena tidak terjadi tekanan langsung pada perut yang sudah membesar. (red)