Citybuzz

Saat ini, persentase penduduk Indonesia yang telah divaksin 1 kali sebesar 11% dan vaksinasi lengkap sebesar 6,3%. Angka tersebut masih terbilang kecil dari total populasi Indonesia saat ini. Apalagi, saat ini kita dihadapkan pada ancaman berupa mutasi virus baru yang mulai ditemukan di tanah air.
Posted on Jun 18, 2021   |   Branding
Tetap Tingkatkan Kewaspadaan Karena Pandemi Belum Berakhir

Saat ini, persentase penduduk Indonesia yang telah divaksin 1 kali sebesar 11% dan vaksinasi lengkap sebesar 6,3%. Angka tersebut masih terbilang kecil dari total populasi Indonesia saat ini. Apalagi, saat ini kita dihadapkan pada ancaman berupa mutasi virus baru yang mulai ditemukan di tanah air. Kewaspadaan tentu perlu semakin ditingkatkan.

Di tengah gentingnya situasi peningkatan angka kasus Covid-19 dan ancaman mutasi virus, dimana diketahui update per 16 Juni 2021 angka Covid di Indonesia menembus di angka 1,92 juta kasus, pemerintah Indonesia terus menggencarkan percepatan program vaksinasi nasional sebagai upaya melindungi masyarakat. Pemerintah Indonesia menargetkan pemberian vaksinasi kepada 181,5 juta penduduk atau 70 persen dari total populasi. Meski demikian, dalam menangani pandemi Covid-19, kita tidak boleh hanya mengandalkan satu proteksi kesehatan saja, perlindungan dari luar dengan penerapan protokol kesehatan pun penting untuk terus digalakkan.

dr. Dirga Sakti Rambe M,sc, Sp,PD, selaku Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Vaksinolog menjelaskan, “Saat ini, persentase penduduk Indonesia yang telah divaksin 1 kali sebesar 11% dan vaksinasi lengkap sebesar 6,3%. Angka tersebut masih terbilang kecil dari total populasi Indonesia saat ini. Apalagi, saat ini kita dihadapkan pada ancaman berupa mutasi virus baru yang mulai ditemukan di tanah air. Kewaspadaan tentu perlu semakin ditingkatkan. Karena perlu untuk dipahami, kehadiran vaksin memang menjadi langkah pencegahan yang penting diambil untuk membentuk Herd Immunity. Namun tidak ada langkah pencegahan yang 100% efektif. Memadukan perlindungan dari dalam dan luar menjadi upaya yang bisa kita lakukan bersama, untuk mengurangi risiko terpapar atau tertular virus”.

“Protokol kesehatan 5M menjadi proteksi majemuk yang wajib untuk kita terapkan bersama yaitu mulai dari Menggunakan Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas. Penggunaan masker terbukti sangat efektif dalam mencegah penularan. Namun, hal tersebut bergantung pada jenis dan cara penggunaan masker. Masker medis terbukti masih paling efektif, jika digunakan dengan tepat. Saya menyarankan untuk mengganti masker maksimal 6 jam, atau ganti segera setelah masker sudah basah atau kotor”, tambah dr. Dirga. Selain patuh pada prokes, tentunya perlu dibarengi pula dengan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), gunakan produk kebersihan yang sudah teruji klinis mampu membunuh kuman dan virus yang salah satunya adalah penggunaan Hand Sanitizer.  

Melihat hal ini PT Tempo Scan Pacific Tbk melalui brand SOS Personal Hygiene andalannya, mengajak masyarakat  #TetapWaspada, agar  tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan kebersihan, untuk melindungi diri dan keluarga tersayang dari ancaman virus berbahaya. Tak hanya itu, SOS yang selama ini sudah memiliki rangkaian Personal Hygiene seperti Hand Sanitizer dan Hand Wash Antibacterial saat ini semakin melengkapi rangkaiannya dengan menghadirkan masker medis,  yang telah teruji secara klinis mampu membunuh 99% kuman, bakteri dan virus, dan juga sudah tersertifikasi halal.

Sebagai brand yang memiliki kepedulian besar terhadap perlindungan higienitas dan kesehatan masyarakat Indonesia, SOS Personal Hygiene mengajak masyarakat untuk tidak abai dan terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, guna melindungi kesehatan diri dan keluarga tersayang dengan #TetapWaspada. “Saat ini, kita tengah berada dalam situasi darurat, dimana penerapan protokol kesehatan dan higienitas menjadi sebuah keharusan. #TetapWaspada kami kampanyekan untuk mengajak masyarakat ambil peran dan menjadi pahlawan untuk keluarga dan lingkungan sekitar dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan serta menjalani hidup bersih dan sehat,” ujar Winny Yunitawati, Director of Brand Investment & Consumer Engagement SOS.

Dukungan terhadap kampanye #TetapWaspada juga disampaikan Selebriti sekaligus ibu dari 2 anak, Ririn Ekawati. “Sebagai seorang ibu, di situasi saat ini tentunya jadi serba khawatir. Apalagi kegiatan di luar rumah sudah sulit dihindari. Anak pertama saya juga ada kemungkinan untuk mulai belajar tatap muka. Untuk itu saya harus meningkatkan kewaspadaan dan mengedukasi anak-anak terkait pentingnya menerapkan protokol kesehatan dengan ketat”. Ditambahkan Ririn, produk Personal Hygiene menjadi barang yang wajib dibawa guna melindungi keluarga. “Sebagai bentuk perlindungan, saya melakukan dan akan berencana vaksin selain memberikan asupan makanan bergizi dan vitamin sebagai pertahanan diri dari dalam. Di sisi lain, saya melengkapi diri, suami dan anak-anak dengan hand sanitizer dan masker sebagai barang yang wajib dibawa dan dipakai saat keluar rumah”. Saat di dalam rumah, produk-produk penunjang protokol kesehatan juga tetap dipakai misalnya mencuci tangan dengan Hand Wash dan mandi dengan sabun yang mengandung antibacterial dan sudah teruji klinis. Untuk itu hadirnya varian produk SOS Personal Hygiene yang semakin lengkap sangat membantu dalam melindungi keluarga secara menyeluruh.  Produk SOS Personal Hygiene yang sudah tersertifikasi Halal juga menjadi faktor penting pertimbangan saya dalam membeli.

Tak bergerak sendiri, SOS juga melibatkan lebih banyak pihak dalam mengamplifikasi kampanye #TetapWaspada. “Dalam menyerukan kampanye ini, kami juga bermitra dengan Gojek, Traveloka, Air Asia, KAI, Blue Bird, Rumah Sakit dan Public Area seperti Mall dan restoran untuk bersama-sama memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat melalui ketersediaan rangkaian produk Personal Hygiene dari SOS. Kami berharap, dengan terus menyebarkan ajakan untuk #TetapWaspada, dan dengan didukung oleh kehadiran rangkaian produk SOS yang lengkap, bersama-sama kita dapat ambil bagian dalam melindungi diri dan menjadi superhero untuk keluarga, orang tersayang dan lingkungan sekitar dalam melawan penyebaran virus berbahaya Covid-19 di Indonesia,” tutup Winny. (red)

foto: freepik