Health

Mengenali tanda penyakit serius pada anak memang tidak mudah. Namun panduan berikut membantu Anda mengenalinya.
Posted on Jun 04, 2021   |   Branding
Kenali Gejala Penyakit Serius pada Anak

Mengenali penyakit serius pada bayi dan anak-anak (0 – 3 tahun) bisa jadi hal yang sulit, karena tanda-tanda awal penyakit masa kanak-kanak umumnya serupa. Panduan berikut ini akan membantu Anda mengenali tanda-tanda penyakit  serius pada  Si Kecil. 

Apa yang harus dilakukan?

Bayi dan anak-anak yang memiliki gejala seperti berikut ini berisiko tinggi mengidap penyakit serius seperti asma, pneumonia, meningitis dan sebagainya. Jika Anda mengenali gejala-gejalanya, segera mencari pertolongan medis. Berikut gejalanya:

1. Mengantuk  

Menganti bisa menjadi gejala penyakit serius masa kanak-kanak jika Si Kecil tampaknya lebih sering mengantuk dari biasanya, atau Anda kesulitan membangunkannya. 

2. Terus menangis, dengan suara lemah ataupun melengking

Semua bayi dan anak-anak pasti menangis. Namun jika ia menangis dengan cara yang tidak seperti biasanya, tangisannya tidak mau berhenti, dan Anda kesulitan untuk mendiamkannya, bisa jadi ia menderita penyakit serius.

3. Kesulitan bernapas 

Jika Si Kecil mengalami kesulitan bernapas, atau Anda melihat ia mengalami kesulitan untuk memperoleh udara, anak mungkin batuk terus menerus,  sulit bersuara atau bercakap-cakap. Pada kasus yang parah, anak terlihat lelah dan kulitnya membiru. Ia membuat dengusan setiap kali bernapas.Gejala-gejala tersebut disebabkan oleh infeksi dada (pneumonia) atau asma berat.

4. Kulit pucat, berbintik atau biru

Gejala ini bisa disebabkan oleh sirkulasi darah yang buruk atau rendahnya tingkat oksigen dalam tubuh. Gejala-gejala ini menandakan penyakit serius pada anak.

5. Tidak berespon

Jika Anda tidak bisa membangunkan anak meskipun Anda telah mencobanya berulang kali, segera cari bantuan medis. Tidak berespon dapat menjadi tanda sejumlah penyakit kanak-kanak yang serius, seperti hipoglikemia atau gula darah rendah dan meningitis. 

6. Kejang

Jika anak mengalami kejang, bola matanya terbalik ke atas Ia mungkin tidak responsif, tubuh nampak kaku dan terjadi gerakan-gerakan kejut dari tangan dan kaki, kulit berubah pucat, bahkan menjadi biru. Posisikan anak terlentang dengan kepala miring. Jangan memasukkan apapun ke mulut anak selama mengalami kejang karena bisa menghalangi pernapasnya.

7. Penggembungan pada bagian ubun-ubun

Bayi memiliki titik lemah atau fontanel di bagian atas kepala (ubun-ubun), karena setelah beberapa bulan dilahirkan, tulang-tulang kepala bayi belum menyambung satu sama lain. Jika Anda melihat penggembungan pada bagian ubun-ubun, bisa jadi gejala iritasi otak.

8. Ruam yang tidak memudar 

Ruam yang tidak memudar atau berubah warna  saat ditekan bisa menjadi gejala awal meningitis meningokokus yang mengancam jiwa anak. Anda bisa melakukan tes gelas kaca dengan menekan sisi gelas di atas ruam. Jika ruam tidak memudar saat Anda melakukan tes tersebut, segera mencari bantuan medis. (red)