Health

Sambal memang baik adanya, tapi hati-hati jika Anda mengonsumsinya berlebihan.
Posted on Apr 05, 2021   |   Branding
Bahaya Sambal pada Lambung Anda

Rasanya belum terasa seperti makan jika makanan belum ada sambal, merica atau segala sesuatu yang bisa menyulut mulut jadi mengercap. Sambal memang baik adanya, tapi hati-hati jika Anda mengonsumsinya berlebihan.

Sepertinya mengenakkan mulut jika makanan dengan sambal telah dilahap habis. Sambal memang memiliki manfaat melawan kanker. Setidaknya sebuah studi yang dipublikasikan Cancer Research membuktikan bahwa unsur capsaicin yang ada dalam cabai bisa menghambat pertumbuhan sel kanker prostat. 

Satu hal yang mesti diperhatikan adalah rasa pedas sambal dan efeknya bisa menyerang kondisi lambung Anda. Tentunya jika sambal dikonsumsi secara berlebihan tanpa ada pengaturan pola konsumsi yang baik. Rasa sakit pada lambung memang bisa muncul setelah Anda mengonsumsi makanan yang pedas dengan pola makan yang sering. 

Dalam hal ini, Anda yang suka ngemil harus berhati-hati jika mengonsumsi keripik pedas. Seringnya konsumsi keripik pedas untuk dikonsumsi bisa berpengaruh pada lambung yang bisa dikenali lewat pencernaan yang tidak baik, menjadi diare – misalnya. Dr. Ari F Syam, dokter konsultan lambung, berpesan untuk Anda yang mempunyai masalah sakit maag dan pencernaan, lebih baik menghindari keripik pedas yang benar-benar sangat pedas. 

Menurut Dr. Ari,”Kalau capsaicin diencerkan, maka efek pedasnya akan berkurang. Jadi sebaiknya memang saat makan keripik yang super pedas dicampur dengan makanan lain, misalnya nasi. Selain itu saat makan keripiik pedas disertai banyak minum.” Untuk itu, yuk jaga kesehatan lambung kita dengan mengimbangi pola makan yang tepat! (red)