Health

Umumnya tanda lahir tidak berbahaya dan bisa memudar, tapi ada juga tanda lahir yang membahayakan.
Posted on Mar 29, 2021   |   Branding
Kenali Tanda Lahir Bayi, Normal atau Justru Berbahaya?

Tak sedikit orangtua yang merasa gundah bahkan khawatir melihat bayinya memiliki tanda lahir di tubuhnya. Terutama jika tanda tersebut memiliki pigmen yang kuat dan berukuran besar. Umumnya tanda lahir tidak berbahaya dan bisa memudar seiring berjalannya waktu. Namun, ada juga tanda lahir yang bisa membahayakan. 

Tanda lahir terdiri dari dua jenis utama, yakni vaskular dan berpigmen. Tanda lahir vaskuler disebabkan oleh pembuluh darah di bawah kulit dan biasanya berwarna ungu, merah muda atau berwarna merah. Sedangkan tanda lahir berpigmen  adalah sekelompok sel berpigmen dan biasanya berwarna coklat.

 Berikut tanda lahir yang paling umum dikenal, yakni:

1. Salmon Patch. Lebih dikenal dengan sebutan “gigitan bangau.” Tanda lahir vaskuler ini berwarna merah samar (merah muda). Salmon patch tidak berbahaya dan biasanya memudar setelah beberapa bulan. Namun tanda salmon patch di dahi akan memudar dalam waktu yang cukup lama hingga bertahun-tahun, bahkan ada yang tidak memudar sama sekali hingga dewasa. 50 persen bayi lahir dengan tanda salmon patch.

2. Strawberry Mark. Juga dikenal sebagai hemangioma infantil. Ini juga merupakan tanda lahir vaskuler. Tanda lahir ini berwarna dan menonjol di atas kulit sehingga tampak seperti stroberi. Tanda lahir ini akan memudar dalam waktu 7 tahun. Tanda ini mungkin membutuhkan pengobatan lebih lanjut jika dekat mata atau mulut. Tanda lahir ini cenderung terjadi pada anak perempuan dan sekitar 5 bayi lahir dengan strawberry mark.

3. Port Wine Stain. Tanda lahir vaskuler ini disebabkan oleh perkembangan pembuluh darah yang abnormal. Biasanya muncul pada wajah, dada dan punggung. Warnanya lebih kemerahan hingga keunguan. Port wine stain dapat menebal dan bergelombang seiring pertambahan usia, Tanda lahir ini sensitif terhadap hormon, terutama saat mengalami pubertas dan kehamilan. Dibutuhkan perlindungan tabir surya ekstra karena port wine stain bisa berubah menjadi coklat. Tanda lahir  ini tidak dapat hilang sendiri dan hanya bisa dihilangkan dengan laser. Jika tanda terletak di dekat mata, sebaiknya segera konsultasikan untuk mencegah komplikasi.

4. Mongolian Blue Spots. Dikenal sebagai dermal melanocytosis. Merupakan tanda lahir berpigmen yang paling sering ditemukan pada bayi dengan warna kulit lebih gelap atau berasal dari Afrika, Karibia, keturunan Asia dan Hispanik.  Tanda lahir ini ukurannya bervariasi, dan muncul dengan warna kebiruan, abu-abu, ungu atau kehijauan pada punggung bawah, pantat, kaki atau bahu. Tidak berbahaya dan biasanya memudar dari waktu ke waktu. 

5. Cafe-Au-Lait spots. Tanda lahir berwarna menyerupai kopi susu pada kulit. Beberapa bayi mungkin memiliki lebih dari satu tetapi jika anak Anda berusia lima tahun dan telah memiliki  lebih dari enam tanda, hal ini bisa menjadi tanda Neurofirbromatosis (kelainan genetik yang menyebabkan pertumbuhan sel tidak normal dari jaringan saraf) Tipe 1 atau Tipe 2 dan harus dikonsultasikan pada dokter. (red)