Health

Terkadang gejala flu dan masuk angin seperti tak ada bedanya. Keduanya sama-sama ditandai dengan kepala nyut-nyutan.
Posted on Dec 31, 2020   |   Branding
Flu atau Masuk Angin?

Terkadang gejala flu dan masuk angin seperti tak ada bedanya. Keduanya sama-sama ditandai dengan kepala nyut-nyutan. Saat flu, jaringan-jaringan di sekitar rongga hidung dan tenggorokan akan berusaha memproduksi mukus atau lendir yang berfungsi mengeluarkan zat-zat asing dari dalam tubuh.

Proses produksi mukus inilah yang menyebabkan otot-otot di sekitar rongga hidung dan tenggorokan berkontraksi. Kontraksi yang terjadi terus-menerus itulah yang membuat kepala terasa nyut-nyutan. Bila gejala ini mulai melanda, lakukan ini:


- Konsumsi lebih banyak makanan segar, seperti buah-buahan atau sup hangat. Bila perlu, minum multivitamin yang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh.


- Perbanyak istirahat. Penyakit lebih mudah menyerang di saat sistem kekebalan tubuh lemah. Maka sangat disarankan untuk beristirahat total dan berhenti bekerja untuk sementara waktu, agar sistem kekebalan tubuh kembali seperti semula.


- Coba pijatan ini. Menggunakan ujung-ujung jari, tekan dengan lembut area yang sakit (contohnya: sakit kepala pada pelipis), dan tahan selama 5-6 detik. Aplikasikan tekanan di titik yang sama dengan telapak tangan, tekan dan tahan selama 10 detik. Ulangi seluruh prosedur ini paling tidak dua kali atau lebih sampai sakit kepala perlahan terasa berkurang. (Red)