Baby & Kids

Anda wajib tahu, obat-obatan tak selalu dibutuhkan untuk menyembuhkan penyakit yang menyerang anak.
Posted on Nov 02, 2017   |   Branding
Anak Sakit Tak Selalu Butuh Obat

Saat Si Kecil sakit, orangtua mungkin khawatir menghadapinya. Obat pun menjadi andalan untuk mengusir penyakit anak. Namun, obat-obatan tak selalu dibutuhkan untuk menyembuhkan penyakit yang menyerang anak. Sebagian besar penyakit bisa sembuh dengan menggunakan terapi yang tidak menggunakan obat-obatan. 

Menurut laman healthdirect.gov.au, obat-obatan seperti parasetamol dan ibuprofen sering digunakan untuk  meredakan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh demam atau rasa sakit. Obat tersebut aman dan efektif. Tapi, bagi anak penderita asma, mungkin tidak bisa menggunakan ibuprofen. Jadi, selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker. 

Jangan memberikan aspirin kepada anak yang berusia di bawah 16 tahun kecuali diresepkan secara khusus oleh dokter. Pemberian aspirin dikaitkan dengan penyakit langka dan berbahaya yang disebut Reye's Syndrome.

Baca dan Ikuti Petunjuk Label

Ibuprofen

Ibuprofen bisa diberikan untuk meredakan rasa sakit dan gejala demam pada anak yang berusia tiga bulan ke atas, dengan berat badan lebih dari 5 kg. Pastikan Anda mengetahui dengan benar usia dan berat badan Si Kecil agar tidak terjadi overdosis. 

Baca dan ikuti petunjuk pada label dengan hati-hati. Jika Anda tidak yakin, konsultasilah pada dokter atau apoteker. Hindari ibuprofen jika anak Anda menderita asma, kecuali disarankan oleh dokter. 

Antibiotik

Anak-anak tidak selalu membutuhkan antibiotik untuk mengobati infeksi yang bisa sembuh dengan sendirinya seperti flu atau demam ringan. Kebanyakan penyakit anak-anak disebabkan oleh virus, dan antibiotik hanya mengobati penyakit yang disebabkan oleh bakteri, bukan virus. 

Jika anak diberi resep, terutama antibiotik, bicarakan dengan dokter Anda mengapa dibutuhkan, bagaimana khasiatnya dan apakah ada alternatif lain. Tanyakan tentang kemungkinan efek samping (misalnya, apakah akan membuat anak Anda mengantuk atau mudah tersinggung). Jika anak Anda diberi resep antibiotik selalu habiskan obat tersebut untuk memastikan semua bakteri terbunuh. 

Dosis

Pastikan Anda tahu berapa banyak dan seberapa sering memberi obat. Jangan pernah memberi obat lebih sering daripada yang direkomendasikan oleh dokter atau apoteker. Untuk obat cair, selalu ukur dosis yang tepat sesuai usia dan berat badan anak. Biasanya instruksi ini terdapat pada botol kemasan obat. Namun, jika Anda tidak yakin, berkonsultasilah dengan dokter atau apoteker. 

Terkadang, obat cair mungkin harus diberikan dengan menggunakan sendok khusus sehingga lebih akurat. Jangan pernah menggunakan sendok teh karena ukurannya bervariasi. Selalu baca petunjuk  yang tertera di kemasan obat. 

Jika Membeli Obat di Apotek: 

- Selalu beritahu apoteker berapa umur anak Anda. 

- Ikuti selalu petunjuk di label atau tanyakan pada apoteker jika Anda tidak yakin.

- Mintalah obat bebas gula jika tersedia.

- Periksa tanggal kedaluwarsanya.

- Jangan pernah menggunakan obat-obatan yang diresepkan untuk orang lain. (YU)

Foto: everydayfamily.com