Baby & Kids

Lelah rasanya “dikerjain” adik bayi yang baru lahir. Tingkah bayi yang baru lahir memang ajaib
Posted on Jan 29, 2020   |   Branding
Melatih Pola Tidur Bayi

Lelah rasanya “dikerjain” adik bayi yang baru lahir. Tingkah bayi yang baru lahir memang ajaib, jam 2 pagi sudah bangun dan ia terus menangis. Ini tentu jadi ‘cobaan’ tersendiri bagi pasangan yang baru memiliki buah hati. 

Waktu tidur bayi yang belum teratur ini tentu membuat orangtua merasa terganggu. Apalagi ditambah ibu dan ayah yang lelah seharian dengan kegiatannya. Untuk mengatur pola tidur si mungil, yuk ikuti beberapa tips ini:

Kenali dan Amati

Dengan terus mengamati pola aktivitas bayi, kita jadi tahu kapan ia mulai membuka mata, bergerak, menangis, ngoceh sendiri dan sebagainya. Untuk diketahui, bayi yang baru lahir memang membutuhkan waktu istirahat yang lama, namun ada kalanya mereka bisa terjaga 1 sampai 2 jam dan melanjutkan tidurnya lagi. Hal ini dikarenakan bayi masih beradaptasi dengan lingkungan barunya, sehingga pola tidurnya masih belum teratur. Waktu tidur ideal bagi bayi yang baru lahir antara 17 sampai 18 jam sehari dan secara bertahap akan berkurang seiring dengan pertumbuhan mereka. 


Sigap dan Tanggap

Biasanya bayi di malam hari akan bangun bila mereka merasa lapar. Perlu dicatat, setiap bayi pasti mengalami percepatan pertumbuhan pada usia 2 minggu, 4 minggu, 3 bulan dan 6 bulan. Jadi jangan heran bila kebutuhan nutrisi bayi juga akan meningkat dan kalau tidak terpenuhi mereka jadi rewel. Meski capek meladeninya, namun sebenarnya orangtua harus mensyukuri ini. Sisi positifnya, menurut para ahli, pemberian ASI eksklusif di malam hari lebih baik, karena saat itu hormon prolaktin (berperan dalam perkembangan payudara selama kehamilan dan fungsi menyusui) lebih banyak diproduksi untuk kebutuhan si bayi. Namun bila tidur ibu jadi sering terganggu, lebih baik atur lagi pola makan bayi, agar ia tidak cepat lapar dan bisa bangun di waktu yang tepat. 


Selalu Dicek

Selain hal yang alami tadi, agar kualitas tidur bayi baik, ibu atau ayah juga harus selalu mengecek popok Si Kecil. Kalau tidak diperhatikan, ini akan membuat bayi tidak nyaman dan sulit untuk ditidurkan kembali. Selain popok, pakaian bayi juga memengaruhi kenyamanan tidurnya. Pakaikan baju dengan bahan yang lembut  dan nyaman serta tidak membuatnya gampang berkeringat. Bayi bisa saja susah tidur karena baju yang dikenakannya tidak nyaman. Yang harus diperhatikan juga adalah: kondisi kamar yang kurang nyaman, juga dapat membuat bayi susah tidur. 


Ajari Waktu

Saat masih di dalam perut ibu, bayi tentunya belum mengenal waktu. Yang mereka tahu hanya menerima nutrisi dari ibu. Nah saat lahir ke dunia, barulah mereka beradaptasi dan mengenal lingkungannya. Dalam menghadapi bayi yang baru lahir, memang kita belum bisa mengatur pola makan dan istirahatnya. Namun setelah 2 minggu, kita bisa melatihnya untuk mengenal waktu siang dan malam hari. Jika bayi sedang terjaga di siang hari, ajaklah bermain dan jangan paksakan untuk langsung tidur. Usahakan kondisi ruangan bayi terang dan biarkan dia mendengarkan suara bising seperti televisi, telepon, bunyi-bunyian dan sebagainya. Bila bayi mulai lelah pada waktu makan, segera bangunkan lagi, karena mereka memang harus makan. Sedangkan di waktu malam, sebaiknya kita tidak mengajaknya bermain. Saat menidurkannya, perhatikan cahaya jangan terlalu terang dan juga hindari suara berisik. Jika ini dilakukan terus-menerus, bayi akan mengerti dan akan menjadi kebiasaannya. Selamat mencoba, semoga berhasil. (DL)

sumber: juliesaysso.com