Tips Keselamatan untuk Anak

Tips & Tricks - 08 Aug 2019

Tahukah Anda, cedera merupakan ancaman terbesar bagi anak-anak? Cedera bahkan menjadi penyebab utama kematian anak-anak pra sekolah. Apa yang harus dilakukan untuk mencegahnya? 

Pada usia 5 tahun, anak-anak belajar melakukan  banyak hal yang bisa menyebabkan cedera, seperti mengendarai sepeda atau menyebrang jalan. Meskipun anak mempelajari hal-hal  tersebut dengan cepat, namun mereka masih belum bisa menilai apa yang aman untuk mereka. Sebab itulah Anda harus melindungi mereka.

 Anda bisa mencegah cedera yang umum diderita anak dengan beberapa langkah sederhana berikut ini:

1. Keselamatan Bersepeda

- Anak harus mengenakan helm saat mengendarai sepeda. Pastikan Anda membeli  helm saat membelikannya sepeda. Helm akan membantu mencegah cedera kepala dan dapat menyelamatkan hidup anak.

- Jangan biarkan anak bermain sepeda di jalan. Ia masih terlalu kecil untuk berkendara di jalan dengan aman.

- Pastikan ukuran sepeda anak sudah tepat. Saat menaiki sepeda, anak bisa duduk di atas sadel, kaki bisa menyentuh tanah dan tangan di setang. 

- Sepeda pertama anak harus memiliki rem coaster, karena anak usia 5 tahun sering tidak menggunakan rem tangan dengan benar. 


2. Keselamatan di Jalan

Saat bermain di jalan, bahaya mengintai anak Anda. Ia bisa menjadi korban tabrakan. Bawa anak Anda ke taman bermain. Ajarkan anak untuk selalu berada atau berhenti di pinggir jalan (tidak ke tengah) dan tidak menyebrang jalan tanpa orang dewasa di dekatnya.


3. Keselamatan di Air

- Ajari anak Anda berenang. Dan meskipun anak sudah pandai berenang, jangan pernah biarkan ia berenang sendirian.

- Jangan membiarkan anak bermain di dekat air (danau, sungai, kolam renang atau laut) kecuali ada orang dewasa yang mengawasinya.

- Jangan pernah membiarkan anak berenang di kanal atau air yang bergerak cepat.

- Ajari anak untuk tidak menyelam ke dalam air, kecuali kedalaman air telah diperiksa oleh orang dewasa. Dan ketika berada di atas kapal, pastikan anak mengenakan jaket pelampung.


4. Proteksi Kebakaran

Kebakaran rumah merupakan ancaman bagi kehidupan keluarga. Sebaiknya pasang alarm asap di rumah. Mengajari anak untuk tidak main korek api atau pemantik api, dan menjaga agar pemantik apa berada di luar jangkauan anak. Jangan merokok di dalam rumah. Kebanyakan kasus kebakaran disebabkan oleh punting rokok yang masih menyala (belum padam sepenuhnya).


5. Keselamatan di Mobil

Kecelakaan mobil adalah bahaya terbesar bagi anak-anak. Bahkan tabrakan dengan kecepatan rendah pun bisa menyebabkan cedera dan kematian anak. Untuk mencegah cedera, gunakan car safety seat atau booster seat dan sabuk pengaman setiap kali anak masuk ke dalam mobil. Tempat yang paling aman untuk anak-anak adalah kursi bagian belakang. (red)

Foto: sustrans.org.uk