Suka Kerokan, Ini Pantangannya!

Tips & Tricks - 07 Jul 2019

Kerokan biasa dilakukan untuk mengatasi masuk angin, nyeri otot, sakit kepala, dan meriang. Sehabis dikerok, badan terasa nyaman, tidur pun lebih nyenyak. Namun ada beberapa hal yang harus dihindari saat melakukan kerokan.

- Kerokan di leher bagian depan.
"Jangan sekali-kali melakukan kerokan di leher bagian depan. Di sana ada tulang-tulang rawan untuk pernapasan, ada saraf-saraf juga yang kalau dikerok bisa rusak fungsinya dan membahayakan kesehatan," ujar Prof Dr dr Didik Gunawan Tamtomo, PAK, MM, MKes, guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta

- Langsung mandi setelah kerokan.
Kondisi tubuh ketika dikerok berubah panas. Jika langsung mandi, maka tubuh akan kaget karena perubahan suhu yang drastis dalam jangka waktu yang sangat singkat. Selain itu, saat dikerok, pori-pori akan melebar, meski hanya dalam waktu singkat.

- Arah kerokan tegak lurus dengan permukaan tubuh.
Kerokan sebaiknya dilakukan miring mengikuti dermaton, yaitu arah syaraf menuju kulit, di kanan-kiri tulang punggung. Koin atau alat kerokannya harus digesekkan ke permukaan tubuh secara miring. - red

Foto: cityacupuncturecircle.com