Family Guide Indonesia

Perawatan yang Tepat untuk Kulit Bayi

Tips & Tricks - 31 Jan 2020

Tahukah Anda, manusia memiliki kulit terbaiknya saat masih bayi. Kulit bayi sangat lembut dan sensitif sehingga membutuhkan perawatan dan perlindungan ekstra. Nah, perawatan kulit yang tepat akan membantu buah hati Anda mempertahankan kulit sehatnya sepanjang hidup. 

 Berikut tips menjaga kesehatan kulit bayi. 

1. Mandi

Mandikan bayi Anda setiap hari.  Sebaiknya gunakan sabun dan shampo yang tidak menimbulkan reaksi. Basuh kulit bayi Anda dengan air hangat dan sabun yang lembut. Jangan mencoba produk baru di kulit Si Kecil. Hindari penggunaan sabun antibakteri karena terlalu keras untuk kulit bayi yang sensitif. 

2 Bedak

Hati-hati memilih bedak untuk bayi Anda. Pilih produk yang dirancang khusus untuk bayi. Hindari penggunaan bedak yang mengandung wewangian dan bahan kimia lainnya karena dapat mengiritasi kulit bayi. Jangan menaburkan bedak di daerah popok karena bisa menyebabkan komplikasi atau infeksi di masa depan.

3. Penggunaan popok

Popok yang digunakan untuk bayi sebenarnya bermanfaat untuk menjaga bayi tetap bersih dan segar. Namun, popok tertentu juga bisa mengiritasi kulit bayi dan bisa menyebabkan ruam atau infeksi. Jika kulit Si Kecil teriritasi di daerah popok, ganti popok Anda dengan merek lain. Ingat, ganti popok bayi segera setelah Anak buang kotoran, karena membiarkannya terlalu lama dapat menyebabkan infeksi.

4. Masalah yang timbul karena popok

Ruam popok biasanya terjadi karena popok bayi basah terlalu lama (tidak segera diganti), popok yang terlalu ketat, atau karena penggunaan merek tertentu. 

Ganti popok segera setelah basah.

Sebagian besar ruam kulit bayi bukan masalah serius, hanya sedikit yang bisa menjadi infeksi dan membutuhkan perawatam khusus. Jika Anda melihat ruam popok sangat serius, segera kunjungi dokter. 

5. Masalah kulit

Umumnya bayi mempunyai tanda lahir. Kondisi ini tidak berbahaya dan tidak membutuhkan pengobatan. Eksim adalah ruam merah dan gatal. Biasanya terjadi pada wajah bayi, siku, lengan atau di belakang lutut dan dada. Jika keluarga memiliki riwayat alergi, asma atau dermatitis atopik, maka bayi Anda berisiko terkena eksim. Beberapa bayi juga cenderung mengalami jerawat, namun ini tidak sama dengan jerawat pada remaja. Hubungi dokter jika masalah kulit berlanjut. 

6. Kulit kering

Jika Si Kecil memiliki kulit kering, gunakan pelembab alami agar kulit tetap terhidrasi, lembut dan kenyal. Minyak kelapa murni biasanya digunakan untuk melembabkan kulit bayi. Hindari terlalu sering memandikan bayi karena bisa membuat kulit bayi kering dan kusam. Gunakan produk perawatan kulit terbaik yang dibuat khusus untuk bayi. Hati-hati jika bayi alergi terhadap produk seperti sabun mandi, shampo dan lotion.

7. Perawatan bayi secara umum

Kulit bayi yang baru lahir sangat halus dan begitu pula sistem kekebalan tubuh mereka.

• Bayi tidak boleh terkena sinar matahari langsung sampai berumur 6 bulan. Kulit lembut bayi bisa terlindungi dengan atasan lengan panjang, celana dan topi. 

• Pastikan baju baru Si Kecil bersih, sebaiknya cuci pakaian baru sebelum bayi Anda memakainya

•  Deterjen kimia, bedak talek dan produk bayi tertentu dapat menyebabkan iritasi kulit, ruam, kulit kering dan sebagainya. Gunakan produk organik untuk melindungi kulit bayi Anda dari infeksi atau reaksi alergi. (red)

Foto: babies.oithebusiness.com