Family Guide Indonesia

Memilih Baju dan Perlengkapan Menyusui

Tips & Tricks - 29 Jan 2020

Ketika Anda terpaksa menyusui di depan umum, tanamkan di benak Anda kalau hal tersebut bukan tindakan yang salah. Agar tetap merasa nyaman, pilih baju dan perlengkapan menyusui khusus yang memudahkan Anda memberikan ASI di tempat umum.

Tidak sedikit  ibu yang enggan memberikan ASI langsung atau menyusui ketika sedang bepergian sambil membawa bayi. Alasan utamanya merasa malu dan repot membuka dan menutup pakaian ketika di tempat umum. Menyusui di tempat umum memang tidak nyaman bagi sebagian ibu. Terlebih mereka yang memiliki sifat pemalu. Namun, tidak ada yang salah dengan memberikan ASI atau menyusui anak ketika berada di tempat umum. 

Meski di sejumlah tempat hal tersebut dianggap tabu, namun dukungan untuk ibu menyusui harus tetap dibangun. Jika Anda termasuk orang yang sulit menyusui di depan umum, kini sudah banyak tersedia baju menyusui dan apron menyusui dengan model yang trendi dan memudahkan ibu saat menyusui, khususnya ketika bepergian. 

Berikut tips memilih busana, apron dan bra menyusui untuk membantu kegiatan menyusui menjadi lebih mudah saat berada di tempat umum: 


Baju Menyusui

1. Pilih baju menyusui yang mempunyai potongan khusus atau akses bukaan di bagian payudara, sehingga ibu bisa mengeluarkan payudara atau memompa ASI dengan mudah tanpa menarik perhatian orang lain. 

2. Perhatikan kualitas bahan. Baju ibu menyusui sebaiknya berbahan ringan, menyerap keringat,  tidak panas dan hypoallergenic. Keringat yang menempel di tubuh membuat gatal dan tidak nyaman, tentunya hal ini akan berpengaruh pada Si Kecil. Untuk bahan yang nyaman ibu bisa memilih bahan katun dan poly spandex. 

3. Pilih baju menyusui dengan warna gelap, sehingga noda ASI yang tumpah bisa tersamarkan.

4. Pilih baju menyusui yang tidak terlalu ketat dan terlalu longgar sehingga ibu merasa nyaman.


Apron Menyusui atau Nursing Cover

Apron menyusui menjadi perangkat menyusui yang penting, terutama saat berada di depan umum. Apron menyusui merupakan selembar kain berbentuk celemek yang berfungsi untuk menutup sebagian tubuh ibu saat menyusui. Apron menyusui harus memiliki tiga fungsi dasar, yaitu:

1. Menutupi bagian tubuh yang terbuka saat menyusui. Tidak hanya puting, tetapi bagian atas dan sisi payudara pun tertutup. Pilih apron yang menutupi setidaknya 50 persen keliling bagian tubuh, sehingga memungkinkan ibu memilih berbagai posisi menyusui. Jangan memilih apron yang terlalu pendek dan sempit.

2. Bayi tetap bisa bernapas lega. Saat menyusui, bayi akan tertutup apron. Pilih yang berbahan ringan dan tidak pengap sehingga memungkinkan sirkulasi udara yang baik saat bayi tertutup apron. 

3. Mudah dibersihkan. 

Tumpahan ASI, atau sisa muntah (gumoh) bayi akan menempel pada apron. Pilih apron yang mudah dibersihkan dan dicuci.


Bra Menyusui

Selain baju menyusui dan apron, pemilihan bra yang tepat juga dapat memberikan rasa nyaman saat menyusui. Berikut tips memilih bra menyusui:

1. Pilih bra yang bisa dibuka dan ditutup di bagian tengahnya yang bisa dibuka dengan satu tangan. Bra model ini akan memudahkan ibu saat harus menyusui di tempat umum.

2. Pilih bra dengan ukuran yang pas serta menopang payudara. Bra yang sempit atau ketat akan menyumbat pembuluh darah dan menghamba aliran ASI.

3. Pilih bra dengan tali penyangga yang cukup lebar, supaya kulit tidak mudah lecet.

4. Saat menyusui hindari penggunaan bra yang memiliki kawat  terutama di minggu-minggu awal pasca melahirkan karena dapat membuat aliran darah dan ASI jadi terganggu.

5. Pilih bra berbahan katun. Bahan ini membuat kulit payudara tetap kering serta menyerap keringat sehingga bisa mencegah tumbuhnya bakteri.

6. Miliki persediaan bra selama menyusui. Ketika Anda memutuskan memberi ASI eksklusif maka Anda membutuhkan setidaknya tiga buah bra. Satu untuk Anda pakai, satu dalam mesin cuci dan satu lagi dalam lemari (sebagai cadangan). 


Kapan membeli bra menyusui?

Sebaiknya hindari membeli bra di awal kehamilan. Payudara akan membengkak setelah bayi lahir. Sebaiknya beli bra di akhir masa kehamilan. Karena saat itulah ukuran payudara paling mendekati.Perhatikan pula ukuran lingkar dan cup. Misalnya ukuran semula 36 A bisa menjadi ukuran 36 C. (red) 

Foto: SheKnows