Perut Terasa Kencang Saat Hamil

Maternity - 01 Nov 2019

Bagi yang baru mengalami kehamilan untuk pertama kali, mungkin akan merasa khawatir ketika perut terasa kencang dan keras, karena tak bisa membedakan antara kram atau kontraksi. Perut yang terasa kencang pada kehamilan muda tergolong normal. Karena pertumbuhan rahim mendorong otot perut sehingga terasa kencang. Salah satu tandanya adalah rasa sakit di bawah pusar sampai ke lipatan paha (round ligament pain). 

Di usia kehamilan yang lebih tua, perut kencang juga bisa disebabkan oleh pergerakan bayi dalam perut, atau gas berlebih dalam perut (kembung). Namun dari kesemua penyebab tadi, kontraksi merupakan penyebab yang paling umum terjadi. Memasuki usia kehamilan 6-7 minggu, Anda mungkin akan mengalami kontraksi secara sporadis. 

Ini yang disebut kontraksi palsu atau Braxton Hicks dalam bahasa medisnya. Terjadinya kontraksi palsu susah diprediksi karena ketidakteraturan merupakan cirinya. Ciri-ciri lain dari kontraksi palsu yakni: frekuensi yang tak teratur, tidak diiringi rasa nyeri, rasa mulas tidak bertambah kuat atau berkurang, dan akan berkurang jika Ibu berjalan kaki. 

Meski kontraksi palsu ini pada dasarnya tak membuat sakit, namun ibu hamil tetap harus waspada. Pada beberapa kasus, kontraksi jenis ini sangat sulit dibedakan dengan tanda-tanda kelahiran prematur. Bila kontraksi palsu terjadi secara terus-menerus dan terasa kuat, segeralah memeriksakan diri ke tenaga medis terdekat. (red)

foto: happyfamilyorganics