Omega 3 dan 6 Tentukan Kecerdasan Otak Anak Selama Kehamilan

Maternity - 09 Nov 2018

Pengaruh diet pada anak yang belum lahir alias di dalam kandungan tidak hanya menjadi area penting untuk dipelajari, namun juga salah satu topik yang sangat kompleks. Sebuah studi baru-baru ini menggali mekanisme di balik asam lemak omega dan perkembangan otak janin. Pentingnya diet selama kehamilan sudah jelas dan tidak memerlukan penjelasan mendalam.

Dengan berkembangnya bayi dalam kandungan, ia memerlukan akses ke semua komponen yang diperlukan untuk membangun sebuah fungsi seluruh manusia. Karena perkembangan otak sebagian besar diselesaikan selama bayi berada dalam rahim, dampak dari setiap kekurangan nutrisi mungkin akan lebih bermakna ketimbang organ lainnya.Sebuah studi terbaru yang dilakukan di Tohoku University School of Medicine di Jepang melihat peran asam lemak pada makanan - omega-6 dan omega-3 - dalam janin tikus yang sedang berkembang.

Pentingnya asam omega telah didokumentasikan dengan baik, tetapi studi terbaru ini, yang dipimpin oleh Prof. Noriko Osumi, menyelidiki mekanisme khusus yang melibatkan asam lemak selama perkembangan otak embrio. Pentingnya asam lemak omega-3 Omega-3 dan omega-6 disebut asam lemak esensial karena keduanya tidak dapat dihasilkan oleh tubuh sendiri. Kedua bahan ini harus didapatkan melalui makanan. Peran minyak omega dalam tubuh termasuk penyimpanan energi, transportasi oksigen, fungsi membran sel dan regulasi inflamasi (peradangan).