Berapa Lama ASI Perah Tahan Simpan?

Maternity - 19 Jun 2017

Ibu bekerja biasanya harus disiplin memerah ASI (air susu ibu) sebagai cadangan kelak ketika ia harus meninggalkan bayinya seharian saat masa cuti sudah habis. Pertanyaan yang kerap mengemuka adalah, berapa lama ASI perah bisa bertahan di lemari es atau kulkas? 

Menurut ahli di Babycenter.com, hal itu bergantung pada bagaimana dan di mana kita menyimpannya. Di bawah kondisi yang paling, ASI tetap segar pada suhu kamar (60 sampai 85 derajat Fahrenheit) selama tiga sampai empat jam. Tapi ASI perah yang memiliki bakteri dalam jumlah sedikit bisa bertahan selama enam sampai delapan jam jika suhu ruangan tetap disetel paling dingin. Kita bisa mendinginkan ASI selama tiga sampai lima hari dan membekukannya dengan tujuan agar segar lebih lama. 

ASI dalam kondisi cair bisa bertahan di kulkas sampai 24 jam (tapi jangan membekukannya). Jika bepergian, kita dapat menyimpan ASI dalam pendingin terisolasi dengan bunga es selama 24 jam. Menurut Centers for Disease Control (CDC), banyak variabel menyimpan ASI dengan aman termasuk jenis lemari es atau freezer yang kita miliki, dan termasuk  di mana kita menempatkan susu di dalamnya: • ASI beku tetap segar selama dua minggu di bagian pembeku kulkas satu pintu dan kompartemen kulkas. • Dalam kulkas yang memiliki pintu terpisah untuk freezer, ASI beku bisa bertahan selama 3 sampai 6 bulan. • Dan di freezer bagian dalam, ASI beku bisa bertahan selama 6 sampai 12 bulan. (Freezer bagian dalam bisa menjaga ASI lebih lama karena biasanya kita tidak membukanya sesering yang kita lakukan di kulkas yang memiliki satu freezer). 

Secara umum, CDC menyarankan menyimpan ASI di bagian belakang freezer atau kulkas untuk menjaga kesegaran untuk selama mungkin. Untuk menjaga susu perah segar lebih lama, cuci tangan sebelum memompa dan pastikan pompa dan botol untuk menempatkan ASI dalam kondisi yang sangat bersih. Cuci botol dengan air panas merupakan pilihan yang bisa dipertimbangkan. Jangan lupa, dinginkan atau letakkan ASI segera setelah diperah karena ASI perah cenderung cepat rusak jika diletakkan di suhu ruang. Seperti halnya susu sapi, ASI yang telah rusak mengeluarkan bau dan rasanya tidak enak.

Sumber: DokterDigital

foto: themommystwist.files.wordpress.com