Anjuran Bercinta Saat Sedang Berbadan Dua

Maternity - 12 Mar 2019

Apakah kehidupan seksual Anda dan pasangan menjadi ‘redup’ begitu mengetahui kalau Anda tengah berbadan dua? Jika ya, cobalah untuk ‘menyalakannya.’ 

Selama kehamilan Anda sehat dan berjalan normal, Anda dan pasangan bisa bercinta sesering yang Anda suka. Berhubungan intim saat hamil baik untuk kesehatan mental dan hubungan. 

Berikut empat alasan untuk bercinta saat Anda sedang hamil. 


1. Bercinta mempererat hubungan pasutri

Banyak wanita terlalu fokus pada kehamilannya, sehingga membuat suami merasa seperti diabaikan, kata Pepper Schwartz, Ph.D., seorang professor sosiologi dari University of Washington di Seattle. “Berbagi kasih sayang secara fisik sangat penting dilakukan untuk mempertahankan hubungan yang sudah ada, menjelang hadirnya anggota baru,” kata Schwartz.


2. Menemukan posisi bercinta yang baru

Posisi missionary mungkin tidak membuat nyaman karena posisi pria di atas akan menekan perut buncit Anda. Cobalah untuk tidur di tepi kasur dengan kaki menjuntai ke lantai, sementara pasangan Anda dalam posisi berdiri. Pria memegang kendali dengan melakukan penetrasi tanpa mengganggu perut. 


3. Bercinta saat hamil terasa berbeda

Kehamilan meningkatkan aliran darah ke daerah organ intim, yang mengakibatkan sensitivitas meninggi, sehingga wanita mengalami orgasme yang intens, kata Claire Jones, M.D., seorang dokter kandungan dari Mount Sinai Hospital di Toronto. Organ intim wanita juga lebih terlumasi karena hormone estrogen meningkat, dan payudara Anda menjadi lebih sensitive.


4. Orgasme yang menenangkan

Orgasme akan membuat tubuh Anda dibanjiri oksitosin, hormon yang menghasilkan endorphin. Hormon tersebut membuat Anda merasa tenang dan bahagia. Jika Anda merasa stres, bercintalah untuk melepas endorphin yang bisa membuat Anda merasa lebih aman dan bahkan mengurangi rasa nyeri, saran Schwartz.


Namun demikian, ada beberapa situasi dimana Anda mungkin harus berhati-hati soal berhubungan seks saat hamil, yakni: 

- Jika Anda mengalami perdarahan atau bercak pada awal kehamilan, dokter mungkin tidak menyarankan untuk berhubungan seks hingga usia kehamilan mencapai 14 minggu. 

- Dokter mungkin tidak menyarankan Anda berhubungan seks hingga Anda selesai bersalin, jika Anda memiliki:

Rahim lemah

Plasenta pervia

Perdarahan berat

Infeksi vagina.  (red)


Foto: i.huffpost.com