Kapan Janin Dapat Mendengar Suara?

Maternity - 10 Sep 2019

Saat hamil mungkin Anda sering mengajak bicara bayi yang masih di dalam kandungan. Sebenarnya, kapan bayi Anda bisa mendengar suara?  Menurut MayoClinic.com, bayi di dalam rahim mengembangan kemampuan untuk mendengar suara  saat usia kehamilan memasuki 18 minggu. Rahim, meskipun nyaman dan hangat, namun tidak kedap suara. Faktanya, bayi Anda bisa mendengar – dan merespon – berbagai macam suara, mulai dari suara yang berasal dari tubuh ibu  hingga suara dari luar. 

Pembentukan Indera Pendengaran

Indera pendengaran bayi mulai terbentuk saat kandungan berusia 8 minggu hingga usia kandungan 6 bulan.  Memasuki trimester ketiga, telinga bayi berfungsi penuh dan bayi dan ia bisa mendengar suara dari dalam tubuh ibunya dan dari luar. Bayi Anda bisa mendengar detak jantung, darah yang mengalir di pembuluh darah, dan suara perut Anda. Ia juga bisa mendengar suara dari lingkungan sekitar Anda, seperti suara televisi, musik, dan suara orangtuanya.

Bayi Merespon

Bayi bereaksi terhadap suara yang  didengarnya di dalam rahim. Ia tersentak saat terkejut karena mendengar suara yang keras. Penelitian menunjukkan bahwa bayi mengenali suara ibunya dari dalam rahim. Faktanya, detak jantung bayi Anda melambat saat ia mendengar suara Anda. Itu artinya ia sudah ditenangkan oleh suara khas Anda.

Efek Mozart

Banyak pendapat yang mengatakan bahwa jika Anda memperdengarkan musik klasik pada bayi yang ada dalam kandungan, ia akan menjadi lebih cerdas. Ini dikenal dengan sebutan “Efek Mozart.” Namun belum ada bukti ilmiah yang mendukung anggapan tersebut. 

Setelah lahir, peneliti menemukan bahwa bayi ternyata mengingat musik yang diputarkan ketika masih di dalam kandungan. Dari tes Elektroensefalogram (EEG), yaitu tes yang dilakukan untuk mengetahui aktivitas otak, hasil pemeriksaan EEG pada bayi yang mendapatkan stimulus musik ketika di dalam kandungan, menunjukkan adanya tanda aktivitas otak yang mengenali musik tersebut. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa janin mengingat suara yang didengarnya dan mungkin berpengaruh pada perkembangan maupun pertumbuhan janin. (red)

Foto: cmuse.org