Family Guide Indonesia

Tanda Tubuh Tidak Mendapat Asupan Gizi yang Tepat

Health - 10 Sep 2020

Mungkin selama ini kita mengira pola makan kita sudah tepat untuk jenis tubuh kita, tapi kenyataannya makanan yang kita konsumsi ternyata keliru.Tanda-­tanda berikut ini bisa menjadi deteksi kalau kebiasaan makan selama ini ternyata tidak baik untuk jenis tubuh kita!


1. Pucat, warna kulit yang tidak sehat. Makanan yang kita konsumsi berpengaruh langsung pada warna kulit. Jika kita makan dengan benar, warna kulit akan terlihat segar dan tidak pucat. Sebaliknya jika makanan yang kita konsumsi tidak benar, kulit terlihat pucat dan bersisik. Sebaiknya mengonsumsi sayuran dan buah berwarna hijau, merah, oranye, kuning, ungu dan biru. Hindari makanan berwarna putih seperti tepung putih, gula halus, dan lemak atau gajih. Beta carotene yang terkandung dalam makanan berwarna oranye (jeruk, papaya dan sebagainya) sangat tepat untuk memperbaiki kulit kita.


2. Lelah dan lesu. Jika kita keseringan merasa capek dan lesu, bisa jadi itu disebabkan kita tidak cukup mendapat nutrisi dari makanan. Gizi buruk bisa memengaruhi suasana hati, proses berpikir, dan tingkat energi. Semua jenis tubuh membutuhkan nutrisi dari biji­-bijian, gandum, kacang-­kacangan dan makanan berserat lainnya yang memberikan tubuh energi. Makanan ini juga mengandung vitamin B, yang juga bermanfaat untuk meningkatkan level energi. Lelah dan lesu juga bisa disebabkan karena makan terlalu banyak. Berhenti makan ketika 60 persen perut merasa kenyang juga merupakan salah satu cara makan dengan benar.


3. Memori bermasalah. Persoalan seperti susah berkonsentrasi, sulit mengingat dan lemah dalam berpikir dan masalah kognitif lainnya bisa bersumber dari makanan yang tidak sehat. Konsumsi minyak ikan Omega­3, khususnya DHA yang banyak terkandung dalam ikan salmon dan sarden segar. Otak juga membutuhkan aliran bahan bakar agar bisa berfungsi dengan baik. Itu semua bisa didapat dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks, misalnya jeruk, buah cherry, apel, beras merah, bayam, gandum, kedelai dan lain-­lain.


4. Depresi. Mengonsumsi makanan dengan tidak benar bisa memengaruhi mood kita. Ada makanan yang menyebabkan depresi dan sebaliknya ada juga yang bisa meningkatkan mood. Hindari mengonsumsi caffeine berlebihan dan soda. Konsumsi makanan yang tidak hanya menstabilkan gula darah tapi juga mengandung vitamin dan nutrisi seperti ubi jalar, alpukat, bayam, kale, wrtel, ketimun, jamur  dan paprika.


5. Kehilangan nafsu makan. Ini bisa menjadi tanda kalau tubuh kita mengalami dehidrasi. Disamping meningkatkan asupan air, cobalah untuk mengonsumsi makanan yang berbeda di waktu yang berbeda pula. Misalnya, mengonsumsi omelet untuk makan malam, bukan saat sarapan. Variasi makanan bisa meningkatkan selera makan kita, dan membantu tubuh mendapatkan berbagai macam nutrisi.


6. Berat badan fluktuatif. Jika tubuh kehilangan bobot 5 kg hanya dalam beberapa minggu atau bulan, bisa dipastikan kalau kita tidak makan dengan benar. Dan jika berat badan naik turun dengan drastis padahal kita tidak mengubah pola diet, sebaiknya konsultasikan masalah tersebut ke dokter, karena bisa jadi itu berkaitan dengan masalah kesehatan. Konsumsi protein yang cukup dalam bentuk telur, ikan,  kacang-­kacangan, keju, ayam, dan daging sapi. Protein mengatur proses tubuh kita, membantu melawan penyakit, dan membantu memperbaiki jaringan tubuh. (red)