Family Guide Indonesia

Memahami Kanker Payudara pada Wanita

Health - 16 Sep 2020

Selama masa hidupnya, satu dari delapan wanita berisiko mengembangkan kanker payudara. Statistik ini memang membuat kaum wanita merasa takut dengan penyakit tersebut. Namun, Anda memiliki kekuatan untuk mengurangi peluang terkena kanker payudara. 

Kanker payudara adalah kanker pada jaringan payudara. Penyebab utamanya belum diketahui. Faktor genetika, gaya hidup dan lingkungan, itu semua memang  memainkan peran. 

Para peneliti pun terus berusaha untuk menentukan seberapa besar faktor-faktor tersebut memberikan kontribusi untuk penyakit ini. Pilihan yang Anda buat dalam kehidupan sehari-hari juga memiliki dampak terhadap penyakit ini. 

Gejala dan Tanda  Kanker Payudara

Setiap wanita harus mengetahui gejala dan tanda-tanda kanker payudara. Dan kapanpun suatu kelainan ditemukan, harus diperiksa oleh ahli medis. 

Kebanyakan orang melihat adanya satu atau dua gejala dan tanda-tanda awal kanker payudara. Dan adanya gejala awal tersebut tidak secara otomatis berarti orang tersebut menderita kanker payudara. Dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) setiap bulan,  

Anda akan lebih mudah mengidentifikasi perubahan pada payudara Anda. Pastikan Anda memeriksakan diri ke dokter jika melihat perubahan atau sesuatu yang tidak biasa pada payudara. 

Dalam beberapa kasus, gejala awal kanker payudara adalah benjolan di payudara. Berikut adalah gejala-gejala yang timbul jika seseorang menderita kanker payudara, menurut American Cancer Society:

Pembengkakan di seluruh atau sebagian payudara

Iritasi kulit atau dimpling

Payudara sakit

Puting susu sakit atau masuk kedalam

Kemerahan atau penebalan puting susu atau kulit payudara

Nipple discharge atau cairan puting selain air susu

Benjolan di daerah ketiak.


Perubahan ini dapat juga menjadi tanda untuk kondisi yang tidak bersifat kanker, seperti infeksi (inflamasi/peradangan) atau kista. Penting bahwa perubahan yang terjadi pada payudara harus segera diperiksakan pada dokter.


Mengurangi Risiko Kanker Payudara

Menurut World Cancer Research Fund, 30 – 40 persen kanker dapat dicegah. Anda bisa menurunkan risiko secara signifikan dengan mengikuti aturan sederhana berikut ini: 

1. Hidup Sehat. Olahraga atau exercise kurang lebih 150 menit dalam seminggu. Anda bisa jogging, jalan sehat, bersepeda, olahraga permainan  bersama teman atau keluarga. 

2. Jika Anda termasuk orang yang mengonsumsi alkohol, sebaiknya membatasi konsumsi alkohol dan mempertimbangkan asupan asam folat untuk mengurangi risiko kanker payudara. 

3. Membatasi paparan karsinogen yaitu sinar ultraviolet dan asap rokok. 

4. Selalu sertakan menu sehat dalam diet Anda setiap hari, seperti buah dan sayuran. 

5. Menjaga berat badan ideal.

6. Jika Anda menopause atau premenopause dan memiliki riwayat keluarga menderita kanker payudara, bicarakan dengan dokter Anda tentang alternatif terapi hormon tradisional untuk mengontrol gejala menopause.

7. Rutin memeriksakan kesehatan. Deteksi dini adalah cara terbaik untuk menyembuhkan kanker payudara. Lakukan pemeriksaan sendiri payudara setiap  bulan.

8. Selalu bersikap positif. (red)