Dampak Infeksi Saluran Kemih pada Ibu Hamil

Health - 18 Aug 2019

Keluarga pasangan Indra Bekti dan Aldila Jelita baru saja berduka karena kehilangan anak ketiganya yang diberi nama Kenward Athar Indrabekti. Kenward meninggal beberapa menit setelah dilahirkan. 

Memang, Kenward terlahir prematur. Usianya baru 22 minggu. Penyebabnya karena bakteri yang menyerang kandungan  Aldila  beberapa waktu lalu. Dila sebelumnya memang harus menjalani rawat inap karena menderita infeksi saluran kemih (ISK).

Infeksi saluran kemih adalah infeksi bakteri yang terjadi pada saluran kemih. Infeksi saluran  kemih memang kerap menyerang ibu hamil. Hormon adalah salah satu penyebabnya. Hormon kehamilan menimbulkan perubahan pada saluran kemih dan membuat bumil rentan terserang infeksi. 

Selain itu, rahim yang membesar menekan saluran kemih. Hal inilah yang membuat ibu hamil sulit mengosongkan kandung kemihnya dengan sempurna. Kondisi ini menyebabkan bakteri sering terperangkap dan menjadi infeksi. 


Gejala

Jika Anda terserang ISK, Anda mungkin memiliki gejala sebagai berikut:

- Kebutuhan mendesak untuk buang air kecil atau buang air kecil lebih sering.

- Nyeri atau perih saat buang air kecil.

- Rasa tidak nyaman pada perut bagian bawah.

- Seperti ada tekanan pada panggul.

- Urin berwarna keruh dan berbau menyengat.

- Tubuh menggigil, demam, berkeringat.


Dampak ISK

Infeksi saluran kemih saat hamil bisa berdampak bagi janin dalam kandungan. ISK bisa menyebabkan infeksi ginjal, yang pada akhirnya berakibat pada keguguran atau kelahiran prematur. Tak hanya itu, ISK juga bisa menyebabkan bayi lahir premature serta mempengaruhi infeksi pada dinding rongga amnion(ketuban), sehingga menyebabkan ketuban pecah dini, dan berakibat meningkatkan risiko infeksi pada janin.


Menghindari ISK

Ada  beberapa cara dalam mengatasi infeksi saluran pada ibu hamil, yaitu:

- Minum, setidaknya 8 gelas sehari.

- Hindari sabun yang mengandung pewangi dan bisa menyebabkan iritasi.

- Hindari pemakaian cairan pembersih daerah kewanitaan (vaginal douche).

- Jangan memakai celana dalam ketat.

- Jangan menunda atau menahan buang air kecil. 

- Menjaga kebersihan saluran kemih dengan membersihkan area saluran kemih Anda hingga benar-benar kering dari bagian arah depan sampai belakang. 

- Penuhi asupan gizi karena dengan nutrisi yang baik akan memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda selama menjalankan masa kehamilan. (red)

Foto: healthline.com