Cara Tangani Sariawan pada Anak

Health - 16 Jul 2019

Saat sariawan, semua terasa serba salah. Makan tak nikmat, melakukan aktivitas juga malas. Bayangkan jika sariawan terjadi pada buah hati yang masih balita. Akibat sariawan di mulut, bisa-bisa nafsu makan buah hati turun drastis. 

Hidangan favoritnya mungkin juga tak disentuh. Imbasnya, si kecil bisa turun berat badan, apalagi jika sariawan berlangsung lama. Sariawan sejatinya termasuk gangguan kesehatan yang umum, namun belum jelas benar apa penyebab pastinya. Bisa karena intoleransi makanan tertentu, seperti alergi terhadap susu, gandum, stroberi, yeast, tomat, bahkan kadang-kadang jeruk, atau sariawan bisa jadi pertanda penyakit tertentu. 

Jika sariawan timbul akibat konsumsi makanan tertentu, sebisa mungkin hindarilah buah hati makan makanan tersebut. Yang tak kalah penting adalah aturlah makanan anak agar tetap seimbang sehingga tidak terjadi kekurangan gizi, yang berisiko kekurangan berat badan. 

Bagaimana jika telanjur ada luka di mulut anak? Jika anak mengeluh perih atau tak nyaman dengan mulutnya, segera periksa, bisa jadi ada luka yang membuatnya perih saat kontak dengan makanan. Apabila benar ada luka di mulut, usahakan tidak memberikan makanan yang asam dan panas karena akan menambah rasa perih. Sebagai gantinya, berikan jenis makanan yang bisa membantu mempercepat penyembuhan luka di mulut, seperti: 

1. Yogurt tawar yang tinggi kandungan bakteri Acidophilus, bakteri baik yang bisa membersihkan luka. 

2. Oleskan madu pada luka. Madu merupakan antiseptik yang bisa membantu penyembuhan, bahkan khasiatnya lebih baik dibanding obat berbentuk jelly yang banyak beredar di pasaran. 

3. Bawang putih juga berfungsi antiseptik. Caranya,haluskan bawang putih dan oleskan pada luka.

sumber: dokterdigital
foto: momjunction.com