Family Guide Indonesia

Banyak Teman, Anak Jadi Lebih Sehat

Health - 27 Jun 2020

Sebuah riset yang dimuat di jurnal Pediatrics memaparkan bahwa faktor pertemanan ternyata bisa mempengaruhi gaya hidup anak, dalam hal ini aktivitas kesehariannya. Apabila dalam suatu kelompok terdapat anak yang punya gaya hidup aktif, anak-anak lain pun akan berpeluang enam kali lipat lebih besar untuk menjalani gaya hidup serupa.

Riset yang dilakukan di Amerika Serikat ini melengkapi penelitian sebelumnya yang memperlihatkan adanya pengaruh jaringan sosial terhadap penurunan berat badan di kalangan dewasa. 

Menurut para peneliti yang terlibat dalam penelitian tersebut, kekuatan persahabatan bisa menjadi solusi untuk menurunkan angka obesitas di kalangan anak-anak. Selama ini, salah satu penyebab tingginya obesitas pada anak adalah kurangnya aktivitas fisik. "Sejumlah program yang telah diluncurkan untuk menekan angka obesitas di kalangan anak-anak kerap tidak efektif. 

Namun, hasil riset ini memperlihatkan bahwa jaringan pertemanan bisa memberi hasil yang mungkin tidak dapat dicapai oleh program lainnya," peneliti Sabina B. Gesell, PhD, dari Vanderbilt University School of Medicine, Nashville, Amerika Serikat.

Memang, lanjut Gesell, menjadi anak yang aktif bergerak tidak lantas menjamin ia bakal punya banyak teman. Tapi, ketika melakukan aktivitas fisik bersama, anak-anak cenderung menyesuaikan level aktivitasnya dengan teman sekelompoknya. Pengaruh pertemanan bisa membuat anak jadi lebih aktif, atau sebaliknya malah semakin tidak aktif, demikian menurut peneliti. (red)

Foto: maynineteen.co.uk