Yuk, Kencan Bersama Keluarga

Fatherhood - 05 Apr 2019

Setelah sibuk dengan pekerjaan sehari-hari, ada baiknya kita rehat sejenak bersama orang yang kita cintai. Bersantai dengan keluarga tak hanya dilakukan di dalam rumah namun bisa juga jalan-jalan bersama keluarga, karena dijamin akan lebih seru dan meriah. Jalan-jalan bareng keluarga ini tidak harus ke tempat wisata atau menginap lho. Cukup dengan meluangkan waktu 2 sampai 3 jam saja, kita sudah bisa refreshing. Waktu dua-tiga jam ini bisa kita manfaatkan untuk nonton film kesukaan di bioskop. Selain bisa menjadi alternatif hiburan, menonton di bioskop bagi anak-anak, termasuk hal yang baru. Pastikan mereka menikmati kegiatan yang satu ini.

 

Mengajarkan Nilai-Nilai

Mengajak keluarga menonton di bioskop merupakan salah satu hiburan yang cukup terjangkau. Selain itu, bioskop bisa menjadi tempat hangout yang asik bagi keluarga. Banyak hal yang bisa kita ajarkan pada anak-anak saat nonton bioskop, contohnya kalau kita menonton film superhero atau film yang bercerita tentang perjuangan hidup. Sama seperti dengan jalan-jalan ke tempat hiburan lainnya, menonton di bioskop merupakan rekreasi yang menyenangkan bagi anak-anak. Namun tentunya, judul film atau genre-nya tentu harus disesuaikan dengan usia mereka. Jika mengajak anak nonton bioskop, hindari menonton film action yang berdarah-darah atau film romantis yang penuh dengan adegan dewasa. Film animasi atau film yang berkisah tentang persahabatan manusia dengan hewan peliharaan juga seru untuk ditonton oleh Si Kecil. Yang penting ada pesan moral yang baik untuk pertumbuhan akhlak dan karakter mereka di kemudian hari.

 

Meningkatkan Imajinasi

Daya imajinasi anak dapat dikembangkan dengan menonton film. Contoh saja film-film futuristik dengan teknologi-teknologi canggihnya yang bisa membawa daya khayal kita tentang masa depan. daya imajinasi bukan hanya dimiliki oleh orang dewasa saja, namun sejak kecil daya imajinasi ini sudah ada dan harus terus dikembangkan. Tanpa imajinasi tentunya tidak akan tercipta pesawat terbang, telepon, atau alat-alat yang dapat membantu meringankan pekerjaan manusia. Sebagai contoh: film Star Trek dan Star Wars yang merupakan film futuristik keluaran tahun 60 an dan 70 an ini, banyak menginspirasi manusia terutama di bidang teknologi masa kini. Salah satu teknologi yang terinspirasi dari film-film tersebut adalah perangkat komunikasi nirkabel seperti handphone, smartphone dan touch screen yang sudah menjadi  trend masyarakat sekarang ini.

 

Bersenang-senang

Pada umumnya, anak-anak sudah bisa diajak nonton bioskop saat usia mereka mencapai 2,5 sampai 3 tahun. Pada usia ini, anak dinilai telah siap dan memahami jalan cerita yang sederhana. Namun sebelum Anda pergi ke bioskop, pilihlah film yang tepat bagi anak-anak, atau ayah juga dapat melihat resensi ceritanya di internet dan surat kabar. Di umur 2 atau 3 tahun, anak sangat mempercayai dan mengingat apa yang ia lihat, jadi pilihlah film dengan rate G (general audience atau yang bersifat umum). Selain itu, pilih film yang tidak banyak adegan menakutkan atau yang membuat kaget, karena ini bisa terbawa-bawa ke dalam mimpi. Setelah memilih judul film, ada baiknya kita “mempromosikan” pada anak kalau film ini layak ditonton. Selanjutnya, yakinkan pada mereka kalau kita akan bersenang-senang menonton film tersebut. Pada saat menonton, bila anak bertanya, usahakan menjawab pertanyaannya. Namun sebelumnya, beritahukan kepada anak agar tidak berisik di dalam bioskop, karena dapat mengganggu penonton lain. Intinya jadikan refresing singkat ini menjadi lebih bermakna dan membuat Anda sekeluarga menikmatinya.

 

Box :

 

Manfaat Nonton Bioskop

 

Mempelajari hal baru

Dalam sebuah film, kita sering menjumpai hal-hal baru yang tidak kita ketahui. Intinya dalam sebuah film harus ada nilai-nilai baik yang dapat kita pelajari dan diajarkan kepada anak.

 

Mengasah Imajinasi

Imajinasi penting dan ini berguna untuk mengembangkan kreatifitas. Biasanya ini ada dalam film-film bertema futuristik dan khayalan seperti Star Trek, Star Wars dan Harry Potter.


Belajar Bahasa

Kebanyakan film-film yang beredar saat ini mayoritas dikuasai oleh Hollywood dan ini menggunakan bahasa Inggris. Bila anak memahami dialog dengan baik, lambat laun anak akan terbiasa berbahasa Inggris. 

Daya Tangkap
Pada film animasi, anak-anak diharapkan bisa lebih mengerti jalan cerita, dikarenakan anak-anak menyukai cerita ringan. Selain itu warna-warni cerah dan soundtrack film yang bagus akan merangsang sistem neurotik (mental & syaraf) anak. (red)