Sahabat Family Guide pernah dengar teknik riasan wajah strobing? Strobing sebenarnya istilah lain yang digunakan untuk teknik rias wajah highlighting. Strobing sebenarnya sudah ada sejak akhir era '90-an, yang saat itu disebut sebagai Jennifer Lopez look. Saat ini, strobing kembali populer sebagai teknik riasan yang paling banyak diaplikasikan para makeup artist dan beauty enthusiast.

Berbeda dengan contouring, teknik ini lebih mudah digunakan para pemula. Contouring bertujuan untuk mempertegas bentuk wajah dengan menggunakan produk makeup bernuansa cokelat. Sedangkan strobing adalah cara untuk mendapatkan riasan berkilau dengan mengaplikasikan highlighter di area wajah yang terkena cahaya.

“Asal usul strobing adalah dari runway di seluruh dunia. Tren ini adalah tentang kulit yang terlihat sehat daripada teknik contouring yang seperti pahatan,” ujar Lijha Stewart, Director of Artistry And Education Make Up For Ever, dikutip dari Huffington Post.

Dengan memberi tambahan highlighter, kulit akan terkesan berkilap, shimmery, dan glowing. Namun, karena kulit yang tampak ‘berkilap’ tersebut mudah berkeringat, berikut adalah beberapa tips strobing dari Cosmpolitan:

1. Aplikasikan Pelembab pada Wajah Terlebih Dahulu

Karena strobing adalah teknik agar kulit wajah terlihat bercahaya, jadi harus memulasnya dengan pelembab dulu. Bila kulit Anda berminyak, sebaiknya gunakan pelembab yang bebas minyak seperti Kiehl’s Sodium PCA Oil-Free Moisturizer.

2. Gunakan Warna Highlighter yang Paling Sesuai Warna Kulit

Untuk menghindari tampilan yang buram seperti tahun '90-an, pastikan highlighter yang Anda gunakan pas di kulit. Menurut Lijha Stewart, wanita berkulit cerah sebaiknya menggunakan highlighter putih atau pink-beige. Mereka yang memiliki warna kulit medium, sangat baik menggunakan highlighter bronze atau emas. Sementara highlighter peachy dan orange shimmer cocok untuk yang berkulit gelap.

3. Hanya Gunakan Highligter di Area Wajah yang Paling Banyak Terkena Cahaya

Area wajah tersebut meliputi bagian tulang atas pipi, pelipis, tengah hidung, dagu, bawah tulang alis, dan di sudut-sudut mata. Jangan aplikasikan highlighter di seluruh wajah, karena akan terlihat sangat berminyak. Kalau memiliki kulit berminyak, jangan aplikasikan di area dahi atau dagu.

4. Gunakan Bronzer, Blush on, Shimmery Highlighter atau Produk Riasan Wajah yang Matte untuk Kulit Berminyak

Ini untuk menghindari wajah yang terlihat seperti lampu disko. Hindari juga menggunakan highlighter pada area wajah yang berjerawat. Teks: @amuspitasari 

Sumber: LiniKini.ID