Waspadai Obesitas pada Anak

Baby & Kids - 03 Nov 2019

Genetik atau hormonal bisa menjadi penyebab obesitas, namun kebanyakan kasus kelebihan berat badan pada anak akibat pola makan berlebihan dan kurang berolahraga.Efek negatif yang mungkin terjadi pada anak dengan berat badan berlebih atau obesitas, selain membuat anak sulit beraktivitas dan sulit mengatu pola makan, juga akan menimbulkan bahaya, seperti terganggunya sistem kekebalan tubuh, gangguan pernapasan, berisiko menimbulkan penyakit berbahaya lainnya (kardiovaskular, asma, kanker, tekanan darah tinggi dan penyakit hati), serta mempengaruhi psikis yakni depresi, rendah diri dan bisa jadi mengalami penurunan akademik di sekolah. Orangtua harus mengetahui risiko-risiko apa saja yang dapat meningkatkan obesitas pada anak, sehingga bisa melakukan pencegahan.

1. Makanan yang tidak sehat
Makanan yang tidak sehat seperti makanan cepat saji berkalori tinggi, camilan manis, minuman bersoda membuat bobot tubuh menyebabkan naiknya bobot tubuh. Sajikan makanan sehat seperti sayuran atau daging, buah, susu dan lain-lain. Bawakan bekal untuk anak-anak untuk mencegah mereka tidak jajan sembarangan.

2. Kurangnya aktivitas fisik
Bermain komputer, televisi dan video game bisa membuat anak menjadi malas bergerak. Itu artinya mereka sedikit membakar kalori dan lebih mungkin menambah berat badan. Padahal, sebaiknya anak melakukan permainan fisik yang mengharuskan anak berlari, melompat atau gerakan lainnya.

3. Lingkungan 
Jika kulkas dan lemari makan Anda berisi kantong keripik, permen, pizza, cake dan sebagainya, maka anak-anak akan menyantapnya. Mulai sekarang, penuhi kulkas dan lemari Anda dengan aneka buah-buahan dan sayur, serta yogurt. Boleh jadi anak-anak akan tertarik mengonsumsi salad buah dan sayur.

4. Faktor psikologis
Seperti orang dewasa, anak-anak mungkin beralih pada makanan saat mereka berada dalam emosi negatif seperti merasa sedih, stress, cemas atau bosan.

5. Kondisi medis
Meski tidak umum, ada penyakit genetik tertentu dan gangguan hormonal yang dapat menyebabkan anak obesitas, seperti hipotiroidisme, sindrom Prader-Willi dan sindrom Cushing.

6. Tidur
Sebuah studi menyebutkan anak-anak yang tidurnya kurang dari yang dianjurkan (13 jam sehari pada usia 2 tahun) lebih cenderung gemuk di usia 7 tahun. Salah satu alasan, kelelahan mengubah hormon untuk membangkitkan nafsu makan dan meningkatkan stres. red