Family Guide Indonesia

Tahapan Bayi Belajar Merangkak

Baby & Kids - 31 Jul 2020

Umumnya, setelah bisa duduk, bayi akan belajar merangkak. Tahapan ini terjadi di rentang usia 7-10 bulan. Bila buah hati Anda sudah berada usia ini, bantu ia menstimulasinya untuk belajar merangkak. Berikut cara-cara stimulasi yang tepat beserta rambu-rambunya.

1. Ajak ia bermain dengan benda favoritnya. Letakkan mainan di hadapan bayi agar ia tergerak untuk menggapai dan mengambilnya dengan merangkak.

2. Hindari menggunakan baby walker karena akan mengganggu perkembangan otot tertentu dan membuat bayi “malas” merangkak. Sebuah penelitian melaporkan bayi yang selalu menggunakan baby walker lebih sedikit bermain dan berinteraksi dengan ibunya, dibanding bayi yang belajar merangkak tanpa alat bantu.

3. Merangkaklah bersamanya. Bayi senantiasa merekam apa yang ia lihat. Anda bisa memberikan contoh dengan ikut merangkak, agar ia tergerak untuk meniru gerakan itu.

4. Utamakan keamanan dan keselamatan anak. Pastikan lingkungan sekeliling tempat bermain aman dari benda-benda berbahaya, seperti: kabel dan stop kontak, pintu menuju tangga, dudukan toilet, meja, pot bunga atau benda-benda yang mudah jatuh, zat beracun, sudut meja yang tajam, kantong plastik, atau benda-benda kecil lain.

5. Tak perlu terburu-buru menyuruh bayi untuk merangkak, bila posisi duduknya belum benar-benar kokoh. Perhatikan juga keseimbangan motorik di tangan. Kalau ia tampak belum kuat untuk merangkak, jangan dipaksa. Dudukkan dulu bayi dan rangsang untuk merangkak pelan-pelan. - red

foto: idiva.com