Mengenal Stunting

Baby & Kids - 06 Jun 2019

Masyarakat umum lebih mengenal stunting dengan istilah pendek, cebol, atau kerdil. Stunting atau tinggi badan di bawah standar pada umur tertentu sebenarnya penting, karena mengindikasikan kurang gizi pada anak. Namun kondisi ini kerap diremehkan.

Sebagian masyarakat menganggap pendek disebabkan faktor keturunan, dan tidak dianggap sebagai masalah kesehatan. Menurut Direktur Bina Gizi dan Kesehatan Ibu Anak Kemenkes RI, Doddy Izwardi, stunting pada anak merupakan salah satu pemicu risiko penyakit tidak menular atau pada orang dewasa.

Data Riset Kesehatan Dasar tahun 2010 mengatakan ada 8,6 juta anak stunting di Indonesia. "Bila anak pendek dan gemuk, saat dewasa ia rentan terkena penyakit tidak menular seperti kanker, jantung, diabetes, dan hipertensi yang pengobatannya seumur hidup," paparnya. Pencegahan terhadap stunting bisa dimulai sejak bayi dalam kandungan. Ibu hamil harus terpenuhi kebutuhan gizinya. Setelah bayi dilahirkan, pastikan ia mendapatkan pola makan, pola asuh, dan sanitasi yang cukup. (red)

foto: darnkid