Family Guide Indonesia

Hati-hati Ya Bu, Dot Bisa Jadi Sarang Penyakit

Baby & Kids - 29 Jun 2020

Para ibu kerap memberikan dot untuk bayinya dengan beragam alasan, salah satunya adalah untuk menenangkan bayi yang rewel. Namun perlu hati-hati saat memberikan dot untuk buah hati, karena bisa jadi menimbulkan masalah kesehatan. Sebuah penelitian di Amerika Serikat menguak bahwa dot bayi merupakan sarang untuk pertumbuhan bakteri dan jamur. 

Dikatakan peneliti, kuman yang dapat tumbuh di dot cukup beragam, mulai dari bakteri Staphylococcus aureus dan Klebsiella pneumonia hingga jamur yang bisa berbahaya bagi bayi. Namun, penelitian ini masih dilakukan dalam skala kecil. Para peneliti mempelajari 10 dot bayi yang dimiliki oleh bayi sehat dan tujuh dot baru. Dari semua itu, peneliti menemukan lebih dari 40 jenis bakteri pada dot yang dimiliki bayi yang sehat. 

Lima terkontaminasi dengan Staphylococcus aureus, Klebsiella pneumonia dan jamur. Guna menghindari efek buruk dari kuman pada bayi, dot harus selalu dicuci setelah lepas dari mulut bayi. Gunakan sabun cuci piring menggunakan air dingin, kemudian biarkan kering. Untuk membersihkannya, dot juga dapat direndam dalam larutan baking soda dan air. Simpan dalam wadah plastik, atau membersihkannya dengan menggunakan tisu. 

Membersihkan secara teratur akan mencegah lapisan biofilm, sebuah lapisan bakteri yang bisa membahayakan kesehatan, pada dot. Hal ini juga akan menjaga kebersihan mulut bayi. Namun, tidak semua orang setuju bahwa bakteri pada dot dapat memberikan efek buruk. Salah satunya adalah Dr. Bruce Hirsch dari North Shore University Hospital di Mahasset, New York. “Dot kotor bisa baik untuk anak-anak. Paparan beberapa jenis bakteri di masa kecil akan membantu bayi mengembangkan dan memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka,” ujarnya seperti dilansir NY Daily News.  

Sumber: DokterDigital

foto: media.nbclosangeles.com