Anak Lelaki Gemuk Cenderung Puber Lebih Cepat?

Baby & Kids - 13 May 2019

Para profesional medis telah menemukan bukti bahwa wanita mencapai pubertas lebih cepat ketika mereka mengalami obesitas. Studi terbaru mengonfirmasi bahwa kondisi yang sama juga berlaku di kalangan anak laki-laki. Menurut peneliti utama Maria Veronica Mericq, M.D., penelitian tentang pubertas pada pria masih kontroversial. Dengan demikian, ia dan timnya dari Universitas Santiago memeriksa 527 anak laki-laki di Chili untuk menentukan apakah obesitas juga mempercepat pubertas di kalangan pria seperti pada wanita. Peneliti melakukan penelitian dengan tujuan membangun sebuah makalah yang membantu menemukan bukti substansial tentang penyebab peningkatan obesitas pada anak laki-laki di seluruh dunia. Hasil riset menunjukkan, anak laki-laki yang memiliki lemak perut berlebih mencapai pubertas lebih cepat. Dalam risetnya peneliti menggunakan data dari Studi Pertumbuhan dan Obesitas Kelompok Chile yang awalnya dilakukan oleh Instituto de Nutricion y TecnologĂ­a de Los Alimentos. Selain memeriksa Indeks Massa Tubuh (BMI) dari anak laki-laki, para peneliti juga mempertimbangkan lingkar pinggang, tinggi dan tanda-tanda pubertas untuk menentukan tingkat obesitas dan efeknya anak laki-laki di masa remaja awal mereka. Hasilnya menunjukkan bahwa sembilan persen anak laki-laki yang mengalami obesitas mengalami pubertas pada usia sembilan tahun. Tim Dr. Mericq juga menentukan bahwa prevalensi total obesitas meningkat ketika anak laki-laki bertambah dewasa. Tim peneliti menemukan bahwa 22 persen anak laki-laki gemuk yang berusia enam hingga tujuh tahun memiliki risiko lebih tinggi terkena pubertas juga. Selanjutnya, 28 persen dari mereka yang berusia 11 tahun sudah mengalami permulaan masa remaja. Namun, angka tersebut turun menjadi 11,8 persen ketika mereka mencapai 17 tahun, menurut laporan oleh Medical Xpress. Hasil riset juga menunjukkan bahwa 45 anak laki-laki mengalami pubertas sebelum waktunya. Kondisi inilah yang menyebabkan perkembangan seksual dini. Peneliti juga mempertimbangkan jumlah anak laki-laki dari mereka yang memiliki obesitas total dan sentral, dan menyimpulkan bahwa anak laki-laki gemuk mengalami pubertas lebih cepat daripada mereka yang memiliki bobot lebih sehat. Mericq juga menunjukkan bahwa selain obesitas di kalangan anak laki-laki, pubertas dini juga meningkatkan risiko terkena kanker testis begitu mereka mencapai usia dewasa. Peneliti menekankan perlunya mengendalikan obesitas pada masa anak-anak mencegah kerentanan anak-anak terhadap kondisi kesehatan yang parah.  


Sumber: dokterdigital.com

Foto: thehealthsite.com